Berita

Penelitian di Lakespra Mendapat Penghargaan

Dibaca: 280 Oleh 20 Mei 2010Tidak ada komentar
9b842766a265b99c2bf19666b186f743
#TNIAU 

Penelitian Kapten Kes M  Yogialamsa yang dilaksanakan di Lakespra Saryanto dengan memakai Hyperbaric Chamber (Ruang Udara Bertekanan Rendah/RUBR), berjudul “Pengaruh Pajanan Hipoksia Intermiten terhadap penyembuhan fraktur tulang tikus putih” mendapat penghargaan terbaik yang diberikan pada acara Continuing Orthopaedic Education (COE) di Medan beberapa waktu lalu.

Hasil penelitian Kapten Kes M Yogialamsa yang saat ini mengikuti pendidikan S2/ spesialis bedah orthopedi traumatologi FKUI tersebut adalah ternyata mahkluk hidup dengan trauma patah tulang apabila dipaparkan pada kondisi kekurangan oksigen (hipoksia) secara intermiten akan mengalami penyembuhan lebih cepat dari biasanya.

Banyak penelitian yang telah dan sedang dilaksanakan di Lakespra Saryanto baik oleh dokter dokter TNI AU maupun non TNI AU khususnya yang terkait dengan kesehatan dan keselamatan penerbangan, antara lain Pengaruh Vibrasi Terhadap Ketajaman Penglihatan Awak Pesawat (oleh dr. Maryunani MS/TNI AU) untuk strata 2, Pengaruh Hipoksia Terhadap Kecepatan Refleks Calon Penerbang Pada Ketinggian 18.000 Feet ( dr Charles Suoth MS/TNI AU) untuk strata 2.

Baca juga:  KOMANDAN LANUD HALIM SAMBUT KEDATANGAN KSAU THAILAND

Selain itu juga Hubungan Bentuk Jantung Orang Terlatih Dengan Respon Hipoksia (dr A  Rahadian, SpJP/TNI AU) untuk strata 2, Cold Pressor Test Sebagai Prediktor Hipertensi Pada Penerbang TNI AU (DR Dr Minarma Siagian, MS/FKUI) untuk strata 3 serta Analisis Pengaruh Kesamaptaan Jasmani Dalam Meningkatkan Kemampuan Bertahan Terhadap Pajanan Gaya Gz Pada Penerbang Tempur TNI AU (dr Hendro Yulieanto, MS/TNI AU) untuk strata 2.

Setiap tahun di Lakespra Saryanto dilaksanakan sekitar 30 penelitian mulai dari yang bersifat deskriptif sampai pada tingkat biomolekuler.   Saat ini sedang berlangsung beberapa penelitian pada strata 3 antara lain penelitian dari Marsda TNI (purn) dr. Achmad Hidayat, SpB, MARS, SpKP (mantan Kapuskes TNI ) serta Letkol Kes dr Wawan Mulyawan, SpBS dengan judul Perubahan Ekspresi Gen Hypoksia Inducible Factor Pasca Terjadinya Hypoksia Intermiten Pada Otak yang Terpapar Hipoksia Hipobarik, yang juga dengan menggunakan RUBR.

Kepala Lakespra Saryanto dr. Mariono Reksoprodjo, SpOG, SpKP mengatakan, keberadaan Lakespra Saryanto tidak terlepas dari ilmu kesehatan matra udara yang  salah satu tugasnya adalah mengembangkan ilmu kesehatan penerbangan di Indonesia.   Fasilitas khusus yang ada di Lakespra Saryanto antara lain RUBR, Basic Orientation Training, Night Vision Training, Ejection Training dan Water Survival Training.  “Lakespra Saryanto bertekad untuk menjadi yang terdepan dibidang kesehatan matra udara, untuk itu seyogyanya dimanfaatkan secara maksimal untuk pengembangan ilmu kesehatan penerbangan/matra udara”, tegas Marsma TNI dr. Mariono Reksoprodjo SpOG, SpKP.

Baca juga:  Danlanud Rembiga Resmikan Unit Toko Koperasi

(Dispenau)

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel