Berita

Penerbang Iwj Uji Kemampuan Menembak

Dibaca: 3 Oleh 18 Mei 2010Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Latihan penembakan ”Air to Ground” yang dilaksanakan di Desa Suren, Mlarak, Ponorogo, oleh penerbang tempur Lanud Iswahjudi bukanlah suatu rutinitas, akan tetapi dimaksudkan untuk lebih meningkatkan kemampuan sebagai penerbang tempur yang handal dan profesional.

Secara bergantian tiga jenis pesawat tempur yang ber-home base di Lanud Iswahjudi diantaranya pesawat F-16 Fighting Falcon, F-5/Tiger II dan Hawk MK-53, menguji kemampuan dengan melakukan penembakan meriam, roket maupun bom praktis dengan  sasaran darat (Air to Ground) berupa skip yang di pasang di Air Weapon Range (AWR) di desa Suren, Mlarak, Ponorogo.   Sedangkan ”take off” dan ”landing” langsung dari landasan pacu Lanud Iswahjudi.

Latihan penembakan ”Air to Ground” tersebut, merupakan Program Kerja Lanud Iswahjudi tahun 2009, khususnya bidang operasi dan latihan yang dilaksanakan mulai Senin (12/10) hingga Kamis (15/10). Secara umum latihan berhasil dengan baik sesuai jadwal yang telah direncanakan, berlangsung lancar dan aman.

Komandan Lanud Iswahjudi, Marsma TNI Bambang Samoedro, S.Sos, berpesan kepada para penerbang dan ground crew maupun pendukung lainnya selama latihan berlangsung, selalu berhati-hati dan melakukan pengecekan ulang terhadap pesawat, sehingga latihan dapat berjalan lancar sesuai yang dijadwalkan.

Baca juga:  PERSONEL LANUD SUPADIO BERSIHKAN GEREJA SANTO PETRUS    

Latihan ini telah terprogram dan setiap periode selalu dilaksanakan dalam rangka meningkatkan profesionalitas para penerbang, akan tetapi janganlah kemudian mengacu pada rutinitas yang telah dilaksanakan.   Ketentuan dan prosedur yang berlaku tetap harus diperhatikan dengan seksama.   Perhatikan pula Keselamatan Terbang dan Kerja (Lambangja), sehingga hal-hal sekecil apapun yang tidak diharapkan tidak terjadi dan ”Zero Accident” tetap menjadi prioritas utama.   Demikian penekanan Dalanud Iswahjudi kepada para penerbang dan ”crew” yang menjadi acuan dalam latihan tersebut.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel