Berita

Penerbang Sukhoi Peroleh Sertifikat Welldone di Lanud Halim

Dibaca: 46 Oleh 09 Agu 2016Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Lanud Halim Perdanakusuma dengan kedudukan dan statusnya sebagai pangkalan udara di ibukota mendorong aktifitasnya cenderung beragam dan dinamis. Selain merupakan pangkalan udara protokoler bagi pejabat VVIP/VIP, Lanud Halim Perdanakusuma merupakan pula pangkalan udara operasional bagi komando atas (Mabes TNI, Mabesau, Kohanudnas, Koopsau I dan lainnya) dan satuan samping guna melaksanakan tugas-tugas yang berkaitan dengan kematraudaraan.

Sehubungan dengan kegiatan komando atas, beberapa hari lalu crew Pesawat Sukhoi dari Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar Sulawesi Selatan melaksanakan kegiatan Operasi Tangkis Sergap Kohanudnas tahun 2016 dengan posko di hanggar (lama) Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma. Di sela-sela crew melaksanakan operasi, pada briefing pagi, Senin (8/8) dilaksanakan penyerahan sertifikat penghargaan dari Kasau kepada crew Sukhoi di Ruang Serbaguna Hanggar Skadron Udara 2 Lama. Penyerahan sertifikat Welldone diserahkan oleh Kepala Dinas Keselamatan Terbang dan Kerja TNI AU (Kadislambangjaau) Marsma TNI Chairil Anwar kepada Letkol Pnb Riyanto Dwi Putro dan Lettu Pnb Nur Wachid Priyandaru, pilot dan co pilot yang telah menyelamatkan Pesawat Sukhoi 30 MK2.

Baca juga:  Penutupan Pendidikan Suspa Radar Angkatan ke-24 di Skadik 402 Lanud Adi Soemarmo

Dari sumber Dislambangjaau diketahui pemberian sertifikat Welldone kepada Letkol Pnb Riyanto Dwi Putro dan Lettu Pnb Nur Wachid Priyandaru disebabkan yang bersangkutan telah menyelamatkan alutsista dan personel dalam suatu kondisi emergency. Peristiwanya terjadi di area latihan di wilayah udara Lanud Sultan Hasanuddin pada tanggal 10 Mei 2016 lalu, saat melaksanakan latihan Air Combat tactic 2V1 menggunakan Pesawat Sukhoi 30 MK2, di mana saat terbang enginenya mengalami emergency. Berkat kesigapannya pesawat dengan tail number TS 3008 tersebut dapat didaratkan dengan aman, sehingga alutsista dan personel dapat diselamatkan.

Sementara itu dalam ceramah singkatnya Kadislambangjaau Marsma TNI Chairil Anwar memberikan arahan agar sasaran zero accident dapat tercapai. Untuk mencegah terjadinya accident, tiap-tiap personel hendaknya dalam bertugas bertekad mewujudkan empat hal, pertama tidak ada kecelakaan, tidak ada cidera terhadap manusia, tidak ada kerusakan terhadap benda/materiil dan tidak ada kerusakan terhadap lingkungan. Guna merealisasikannya digaungkan slogan “Pasti Bisa”. Hadir dalam acara tersebut Pangkohanudnas Marsda TNI Abdul Muis, Danwing 1 Lanud Halim Perdanakusuma Kol Pnb M. Mujib, S.T.,M.M., pejabat Dislambangjaau, segenap air crew Sukhoi di Lanud Halim serta perwira terkait lainnya.

Baca juga:  Danlanud Abd Pimpin Pantukhir Bintara

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel