Berita

Penerbang Tempur Lanud Iwj Latihan Survival Dasar

Dibaca: 14 Oleh 20 Mar 2015Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Akibat kerusakan pada Pesawat tempur yang melaksanakan armed reconnaissance, karena tertembak dan jatuh di pantai musuh, penerbang berhasil menyelamatkan diri dengan menggunakan kursi lontar (ejection seat), karena masih berada didaerah musuh serta harus menghindar untuk menuju daerah kawan, dengan menghadapi berbagai hambatan dan rintangan dengan peralatan yang sangat terbatas yang berada pada kursi lontar.

Sebagai upaya untuk menyelamatkan diri dan agar tetap bertahan hidup, maka penerbang tersebut melakukan upaya untuk mempertahankan hidup yang disebut SERE (Survival, Evation, Resistance, Escape) hingga datangnya pertolongan, demikian sekilas skenario latihan survival dasar yang dilaksanakan di Lanud Iswahjudi, dengan lokasi latihan di lereng gunung Lawu, Magetan Jawa Timur, Rabu (20/3/15).

Dalam skenarionya ada dua tahap yang harus dihadapi para peserta survival yaitu survival di laut (sea survival), yang dilaksanakan di telaga Sarangan dan survival hutan (jungle survival) dimana para peserta survival dihadapkan persoalan-persoalan yang tidak mudah, yang mengharuskan mereka bekerjasama untuk memecahkan permasalahan, mulai dari hambatan pagar kawat, tebing curam dan rasa lapar karena kehilangan bahan makanan yang berada di survival pack, maka mengharuskan membuat jebakan untuk menangkap satwa liar untuk dimakan.

Baca juga:  PENDIDIKAN ANGKATAN KE-9 DIBUKA

Dalam pelaksanaan latihan Survival Dasar selama tiga hari yang diikuti oleh 30 personel yang terdiri para penerbang tempur dan ground crew, tersebut merupakan latihan yang bertujuan untuk memberikan penyegaran pengetahuan secara teorikal dan praktikal kepada personel Lanud Iswahjudi dalam bertahan hidup (Survive), apabila mengalami kondisi Emergency dan jatuh didaerah lawan pada saat melaksanakan misi udara dan melakukan tindakan “SERE” (Survival, Evasion, Resistance and Escape).

Usai simulasi pelaksanaan Survival Air di Telaga Sarangan dan survival darat, kegiatan Survival Dasar yang didukung pelatih dari Batalyon 463 Paskhas, ditutup langsung, oleh Danlanud Iswahjudi Marsma TNI Donny Ermawan T., M.D.S., di Kosala Tirta Lanud Iswahjudi.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel