Berita

Pengajian Ahad Pagi Menjadi Kebutuhan

Dibaca: 8 Oleh 18 Mei 2010Tidak ada komentar
TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Dalam rentang waktu 10 tahun pengajian Ahad pagi Masjid Al Ukhuwwah Lanud Iswahjudi bukanlah merupakan rutinitas akan tetapi telah menjadi suatu kebutuhan bagi para jamaahnya baik warga Lanud Iswahjudi, maupun masyarakat sekitarnya, terbukti sebanyak 900 jamaah memadati halaman Masjid Al Ukhuwwah, pagi ini Minggu (8/11) guna mengikuti pangajian Ahad pagi yang disampaikan oleh K.H. Husein Rivai dari Sidoarjo.

 

Di usianya yang ke 10 tahun, pengajian Ahad pagi Masjid Al Ukhuwwah Lanud Iswahjudi, Komandan Lanud Iswahjudi yang diwakili Komandan Wing 3 Kolonel Pnb Tatang Harlyansyah, S.E., mengatakan bahwa dalam waktu 10 tahun jamaah pengajian Ahad pagi terus bertambah dan banyak kemajuan yang telah dicapai yang berawal dari kesederhanaan hingga banyaknya pembangunan yang semuanya berasal dari sumbangan para jamaah.

 

Disamping itu diharapkan kita senantiasa meningkatkan ibadah dan saling mengingatkan serta mengajak dalam hal kebenaran dan kebaikan, sesuai dengan tujuan utama pengajian Ahad pagi yaitu mencari ilmu dan beribadah sehingga nantinya kita bisa mendapatkan kebahagian dunia maupun akherat, lanjutnya.

Baca juga:  BAHASA INGGRIS ITU SEPERTI MATA PISAU

 

Sedangkan K.H. Husein Rivai pada kesempatan tersebut mangatakan bahwa Allah menciptakan manusia tidak hanya memiliki potensi gelap/negatif akan tetapi manusia juga memiliki potensi positif/terang bahkan manusia telah diberikan karunia teragung oleh Allah SWT berupa akal, pikiran/otak.

 

Pengajian Ahad pagi selalu menghadirkan para penceramah dari berbagai kota supaya selalu mendapat pencerahan dari berbagai sumber. Pengajian kali ini menghadirkan Ustad K.H. Husein Rivai dari Sidoarjo merupakan Ustad pertama kali yang memberikan pencerahan kepada para jamaah Masjid Al Ukhuwwah, yang diprakarsai oleh Letkol Tek Nugroho yang saat itu menjabat Danskatek 042 Lanud Iswahjudi pada tahun 1999 yang lampau. 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel