Berita

Pengalaman Menarik PASKIBRAKA KALBAR Ke Skadron Tempur

Dibaca: 8 Oleh 18 Agu 2015Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Selang sehari setelah melaksanakan tugas sebagai pengibar bendera di Kalimantan Barat, seluruh anggot paskibraka yang datang menggunakan bus beserta para pengasuhnya mendapat kesempatan untuk mengunjungi Lanud Supadio, (18/1).

Dalam kesempatan tersebut mereka diterima langsung oleh Komandan Lanud Supadio Marsma TNI Tatang Harlyansyah, S.E. dan juga Komandan Skadron Udara 1 Letkol Pnb Bagus Hariyadi beserta seluruh Anggota Skadron.

Selama mengadakan kunjungan ke Skadron Udara 1, para anggota Paskibraka terlihat cukup antusias memandang burung besi kebanggaan masyarakat Indonesia, yang mungkin biasanya hanya bisa disaksikan lewat layar kaca.

Bahkan menurut Clara yang duduk di kelas 11SMU Taruna Bumi Khatulistiwa, belum tentu kita mendapat pengalaman berharga seperti ini menyaksikan megahnya armada tempur kebanggaan Republik Indonesia jika bukan menjadi bagian dari pengibar Paskibraka.

Bahkan clara dan juga seluruh rekannya yang memang terlihat penasaran tidak segan untuk bertanya langsung seputar tugas yang diemban Skadron Udara 1 kepada Komandan Skadron yang langsung mendampingi.

Dalam kesempatan tersebut Danlanud juga menjelaskan, Menjadi anggota Paskibraka tidaklah gampang karena harus melewati berbagai seleksi yang begitu ketat mulai dari tingkat Sekolah, Kabupaten/Kotamadya sampai dengan tingkat Provinsi dan pesaingnya tentunya juga tidak sedikit.

Baca juga:  Ketua Umum Yasarini Ibu Nanny Hadi Tjahjanto menjadi Narasumber Evaluasi Hasil Mapaud di Yogyakarta

Untuk itu, gunakan kesempatan ini sebaik mungkin serta mengikuti pelatihan dan juga pendidikan dengan sungguh – sungguh, patuhi prosedur-prosedur yang telah ditetapkan dan harus selalu mengikuti apa kata pengasuh. Saya yakin apabila kalian dapat melaksanakan hal ini, maka Insya Allah kedepan Adik – adik bisa berkarya dalam even yang lebih besar dengan membawa nama Kalimantan Barat.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel