Berita

Pengarahan Aspers Kasau Kepada Calon Taruna-Taruni

Dibaca: 36 Oleh 11 Jun 2015Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

TNI membutuhkan dan mencari personel dengan kualifikasi yang terbaik dalam rangka mengemban tugas mulia di TNI, sehingga perlu kiranya untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin dalam mengikuti proses seleksi. Jika ada kegagalan dalam seleksi, hal itu hendaknya menjadi cambuk agar lebih mempersiapkan diri lebih baik lagi di tahun berikutnya. Dalam rekruitmen ini tidak ada pungutan biaya sepersenpun, TNI hanya akan menerima calon Taruna/Taruni dengan kualifikasi terbaik. Apalagi Taruna merupakan calon-calon pemimpin yang siap untuk menerima estafet kepemimpinan di TNI. Demikian penekanan Aspers Kasau Marsekal Muda Yadi Husyadi pada acara pengarahan bagi 89 calon Taruna Taruni Akademi TNI untuk wilayah pendaftaran Yogyakarta di Gedung Jupiter Lanud Adisutjipto, Rabu (10/6).

Peminat pemuda dan pemudi untuk menjadi anggota dan mengabdikan diri pada Tentara Nasional Indonesia cukup tinggi. Hal tersebut terbukti dengan banyaknya lulusan Sekolah Menengah Atas yang mendaftar masuk menjadi Taruna/Taruni sebanyak 337 orang.

Letkol Adm Suwardi, S.Sos Kasi Binpersman Lanud Adisutjipto menyampaikan bahwa, data dari Dinas Personel Lanud Adisutjipto menunjukkan, selama 15 Maret sampai 8 Mei 2015 berjumlah 337 dan sampai seleksi tahap I terpilih 89 orang yang terdiri dari 82 laki-laki dan 7 orang wanita. Pada pengarahan Aspers Kasau hari ini, Aspers Kasau didampingi oleh Komandan Lanud Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Imran Baidius, S.E serta dihadiri oleh Karuspau Dr Hardjolukito diwakili Waka Dr Djunaidi, Kasipers Korem Letkol Inf Indro Respati, Palaksa Lanal Letkol Laut (P) Saekhul Anwar.

Baca juga:  Latihan Bersama (Latma) antara Republic of Singapore Air Force dan TNI Angkatan Udara (RSAF-TNI AU) Ditutup

Untuk diterima menjadi Prajurit TNI AU, lanjut Letkol Adm Suwardi, S.Sos, pendaftar telah dan akan mengikuti tahapan tes seleksi yang meliputi Pemeriksaan Administrasi, Pemeriksaan Kesehatan I, Pemeriksaan Jasmani, Penelitian Personel Tertulis dan Wawancara, Psikologi, Pemeriksaan Kesehatan II dan Pantholir akan memasuki Tahap 2, Sidang Pantukhir dimaksudkan untuk menjaring calon prajurit TNI AU yang sehat jasmani dan rohani. Untuk itu dalam Sidang Pantukhirda yang akan dilaksanakan sekitar bulan Juni, selain dilakukan pemeriksaan dan penilaian atas seluruh hasil tes yang dijalani para casis selama mengikuti ujian penyaringan, juga dilakukan cek fisik dari casis yang bersangkutan.

Keterangan Gambar: Aspers Kasau Marsda TNI Yadi Husyadi saat memberi pengarahan kepada calon Taruna/Taruni TNI di Gedung Jupiter- Lanud Adisutjipto, Rabu (10/6).

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel