Berita

PENGARAHAN PANGLIMA TNI DAN KAPOLRI DI MAKASSAR

Dibaca: 3 Oleh 25 Agu 2011Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, SE bersama Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo, beserta para pejabat utama Mabes TNI dan Mabes Polri melaksanakan kunjungan kerja di Makassar, Rabu (24/8). Kuker yang berlangsung selama satu hari itu dimaksudkan untuk melihat lebih dekat kondisi satuan bawah, yang dikemas dalam acara pengarahan Panglima TNI dan Kapolri kepada seluruh perwira TNI/Polri se-wilayah Makassar di gedung Jenderal M.Yusuf Makassar. Acara yang dihadiri Pangdam VII/Wrb, Danlantamal VI Makassar, Pangkoopsau II, Kapolda Sulselbar dan Pangkosekhanudnas II serta para pejabat TNI/Polri wilayah Makassar itu, diawali laporan oleh Pangkosekhanudnas II Marsma TNI Agoes Haryadi, dilanjutkan pemutaran film Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), dan pengarahan Panglima TNI dan Kapolri itu, berlangsung khidmat dan penuh antusias dari seluruh perwira yang hadir.

Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo, mengatakan ”Para perwira TNI/Polri merupakan bagian penting yang sangat menentukan keberhasilan pembangunan suatu bangsa, untuk menciptakan keamanan, selain peran dari para ilmuwan dan para pelaku ekonomi, ditambahkan juga peran para ulama dalam membentuk karakter masyarakat”. Tak lupa Jenderal Polisi Timur Pradopo menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh perwira yang telah melaksanakan tugas, khususnya penegakan hukum dengan optimal, sehingga keamanan di wilayah Sulawesi selatan dapat terwujud. Mengakhiri pengarahan, Kapolri berharap seluruh perwira untuk mengamankan Idul Fitri, agar masyarakat khususnya di Sulawesi Selatan dapat merayakannya dengan aman dan lancar.

Baca juga:  Danlanud Soewondo bersama anggota ikuti Tes Samapta Semester II

Sementara Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, SE, mengatakan, ”Para perwira TNI/Polri untuk selalu waspada terhadap upaya-upaya yang mengarah pada tindak kejahatan radikal, terorisme, pembangkangan hukum, propaganda asing tentang keburukan Indonesia, yang dapat berpengaruh terhadap pertahanan dan keamanan, oleh karena itu, tetap selalu mensinergikan secara optimal dan efektif dalam pelaksanaan tugas antara TNI/Polri”. Mengakhiri arahannya Panglima TNI memberikan beberapa penekanan, diantaranya tingkatkan kualitas kepemimpinan di lapangan, jadikan diri kita sebagai sandaran bagi anak buah, lakukan pembinaan dengan keteladanan kepada bawahan, tingkatkan semangat dan jiwa korsa secara benar dan profesional dan bukan jiwa korsa dalam arti sempit, jaga soliditas dan keterpaduan TNI/Polri, lakukan upaya kreatif dan cerdas untuk kekompakan dan keterpaduan TNI/Polri, jaga komitmen netralitas TNI, serta tingkatkan sinergitas untuk mengatasi kekerasan horizontal termasuk terorisme. Demikian Penkoopsau II menginformasikan.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel