Berita

Pengejaran dan Penindasan Terhadap Gerombolan Separatis Melalui Gerakan Malam Berhasil Dilumpuhkan dan Diamankan

Dibaca: 85 Oleh 19 Agu 2020Tidak ada komentar
Pengejaran Dan Penindasan Terhadap Gerombolan Separatis Melalui Gerakan Malam Berhasil Di Lumpuhkan Dan Diamankan.
#TNIAU 

TNI AU. Komandan Lanud Maimun Saleh Letkol Pnb Dariyanto mengatakan bahwa operasi pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Separtis Bersenjata yang mana tadi siang berhasil meloloskan diri pada saat kontak senjata di lapangan tembak Lanud Maimun Saleh harus terus dilakukan pengejaran karena dapat meresahkan dan mengancam NKRI, Rabu (19/08/2020).

Berdasarkan informasi yang diterima bahwa kelompok kriminal separatis bersenjata mulai melakukan pergerakan serangan balik yang akan menduduki bandara Lanud Mus dengan jumlah 6 orang dikarenakan lima kawanan separatis tadi siang sudah dilumpuhkan, dengan informasi yang sangat akurat, Komandan Lanud Maimun Saleh Letkol Pnb Dariyanto memerintahkan Kepala Dinas Operasi Mayor Lek Jamung Barkah untuk secepatnya melaksanakan pergerakan pengejaran kepada kelompok kriminal separatis dengan melaksanakan patroli malam area bandara pangkalan Lanud Mus.

Dengan informasi tersebut Pasiops langsung mengambil alih dengan melaksanakan pengecekan kelengkapan dan kesiapan Prajurit Lanud Mus, dan langsung bergerak menyisir area bandara, dengan mempunyai jiwa disiplin yang tinggi Prajurit Lanud Mus langsung melaksanakan pergerakan malam dan langsung menduduki titik penyerangan, dalam waktu satu jam gerombolan kriminal separatis bersenjata tersebut berhasil dilumpuhkan dengan jumlah 6 orang yang diantaranya 5 orang meninggal dan satu orang luka ringan di kaki dan selanjutnya akan dilakukan introgasi oleh pihak Polisi Militer Angkatan Udara Maimun Saleh.

Baca juga:  Peduli Pada Masyarakat Terdampak Covid-19, Wing III Paskhas Bagikan 1000 Paket Sembako

Seusai dilaksanakan penindasan dan kelompok separatis bersenjata berhasil dilumpuhkan prajurit Lanud Mus melaksanakan konsolidasi dengan pengecekan kelengkapan serta bermalam di dalam hanggar, seiring berjalannya waktu sekitar pukul 03,00 dini hari prajurit Lanud Mus didadak dengan suara tembakan dan seluruhnya diperintahkan untuk berkumpul di depan hanggar Lanud Mus untuk diadakan apel dan pengecekan personel sekaligus berakhirnya latihan pertahanan pangkalan.

Skenario dalam rangkaian latihan pertahanan pangkalan Triwulan III TA 2020 yang diskenariokan seolah-olah Bandara Pangkalan Lanud Maimun Saleh akan dikuasai oleh sekelompok kriminal separatis bersenjata yang berjumlah 10 orang yang bergerak melalui jalan darat dari balohan tersebut tujuannya untuk melatih keterampilan dan ketangkasan yang dimiliki oleh Prajurit Lanud Maimun Saleh dalam melaksanakan tugas Negara untuk mencegah, menangkal dan menggagalkan setiap ancaman terhadap keamanan dan pertahanan Lanud Maimun Saleh yang mempunyai sasaran salah satunya tercapainya kemampuan perorangan dan kelompok dalam menjaga keamanan dan pertahanan Pangkalan Udara Maimun Saleh di ujung barat pulau perbatasan NKRI.

Baca juga:  Shara Kaderina Raih Lulusan Terbaik Semaba Wara

Komandan Lanud Maimun Saleh Letkol Pnb Dariyanto mengucapkan terimakasih atas pelaksanaan kegiatan latihan pertahanan pangkalan yang mana Alhamdulilah berjalan dengan lancar dan aman sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama meskipun di Kota Sabang ini aman tapi kita seorang militer harus tetap waspada dan harus memiliki disiplin yang tinggi, semoga kedepannya Lanud Maimun Saleh yang berada di ujung barat perbatasan ini dapat memberikan yang terbaik untuk mengawal dan menuju Indonesia maju, dan tentunya untuk menjaga keamanan khususnya di Kota Sabang. harapnya.

Pengejaran Dan Penindasan Terhadap Gerombolan Separatis Melalui Gerakan Malam Berhasil Di Lumpuhkan Dan Diamankan.

Pengejaran Dan Penindasan Terhadap Gerombolan Separatis Melalui Gerakan Malam Berhasil Di Lumpuhkan Dan Diamankan.

Pengejaran Dan Penindasan Terhadap Gerombolan Separatis Melalui Gerakan Malam Berhasil Di Lumpuhkan Dan Diamankan.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel