Berita

Pengetahuan Dan Kemampuan Bertahan Hidup Saat Kondisi Emergency

Dibaca: 30 Oleh 12 Feb 2022Tidak ada komentar
2 1 1
#TNIAU 

TNI AU – Dapat melaksanakan survival  atau bertahan hidup dalam saat kondisi emergency bagi setiap awak pesawat atau aircrew adalah hal wajib yang harus bisa dilaksanakan. Karena sebagai bekal yang penting dalam melaksanakan misi operasi penerbangan yang penuh dengan resiko tinggi dan tantangan, karena semua misi tidak akan selalu berjalan aman dan lancar.

Seperti halnya yang dilaksanakan oleh aircrew Lanud Abdulrachman Saleh Malang yang telah selesai melaksanakan Latihan Survival Dasar Bima Sakti Ke-42 yang baru saja ditutup oleh Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Zulfahmi, S.Sos.,M.Han di Teluk Asmara Sendang Biru, Jumat (11/02/2022).

Latihan Survival Dasar Bima Sakti Ke-42 yang diikuti sekitar 70 personil dari tiga Skadron Udara yang berada di Lanud Abdulrachman Saleh  ini dilaksanakan selama 3 hari di 2 tempat berbeda yaitu di home base Lanud Abdulrachman Saleh dan Teluk Asmara Sendang Biru daerah Malang Selatan. Para pelatih dan pemberi materi adalah personil dari Detasemen Matra 2 Kopasgat yang dipimpin oleh Letda Pas Bimo Adityo.

Baca juga:  Pembukaan Dikkualsus Ground Handling A-II di Skadron Teknik 022 Lanud Abd Saleh

Para pelatih dan pemberi materi dari Denmatra 2 Kopasgat selama 3 hari banyak memberikan materi teori maupun praktek. Materi yang diajarkan antara lain teori dan praktek bertahan hidup dihutan dengan mengenalkan bahan makanan yang ada di hutan yang bisa dimakan, berbivak, ilmu medan,peta dan kompas, kerja sama dengan pesawat terbang (KSPT), teori motivasi dan team work, rappeling, teori dan praktek survival air dan lainnya.

1

3 1 5

MMMM

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel