Berita

PENGUNJUNG BANDUNG AIRSHOW SEMAKIN MEMBLUDAK

Dibaca: 3 Oleh 26 Sep 2010Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Daya tarik pesawat terbang memang mempunyai keunikan tersendiri, bagi yang tidak mempunyai kesempatan untuk melihat dari jarak dekat, Bandung Air Show menjadi ajang memenuhi hasrat untuk berdekatan dengan pesawat yang bagi sebagian masyarakat mungkin hanya bisa disaksikan dari jarak jauh. Memasuki hari kedua pelaksanaan BAS, kunjungan masyarakat Bandung semakin membludak, terbukti dari tak hentinya aliran “manusia” yang memasuki area pameran di Lanud Husein Sastranegara, Jumat (24/9).

 

Rombongan anak-anak sekolah dari playgroup hingga SMA terus datang memenuhi arena pameran. Kesempatan ini juga sekaligus dijadikan ajang memperkenalkan dan menumbuhkan minat dirgantara kepada para siswa untuk lebih mencintai kedirgantaraan. Salah seorang penerbang helicopter dari Skadron Udara 7 Kalijati, Subang, memberikan ceramah kepada siswa yang sangat antusias mendengar penjelasan tentang pesawat terbang.

 

Sementara itu cuaca Kota Bandung di pagi hari cukup bersahabat ketika atraksi pesawat Trike dimulai. Dua buah pesawat Trike melakukan manuver di seputaran angkasa Lanud Husein S. Sebelumnya pesawat Helikopter jenis Soloy pun sempat unjuk kebolehan. Disusul kemudian dengan aktraksi dua pesawat, terdiri dari pesawat jenis Cessna diawaki oleh Captain Pilot Esther Gayatri Saleh dan pesawat jenis Super Decathlon diawaki oleh Captain Pilot Ir. Alexander Supeli, keduanya test pilot PT. Dirgantara Indonesia (DI). Manuver yang dilakukan kedua pilot sangat cantik, aplus dari masyarakat yang memadati pinggir landasan selalu meriah setiap kali selesai satu manuver. Ketika pesawat akan melakukan manuver lainnya tak dinyana pesawat yang diawaki oleh Alexander mengalami accident. Pesawat langsung menghujam tanah dan terbakar, beruntung pilot masih sadar dan berusaha merangkak keluar serta langsung ditolong oleh crash team yang selalu standby sejak pameran dibuka. Hanya memerlukan waktu singkat kurang lebih tujuh menit korban dapat dievakuasi dan segera dilarikan ke RS. Hasan Sadikin.

Baca juga:  WARA TINGKATKAN PROFESIONALITAS DENGAN LOMBA MENEMBAK

 

Dalam konferensi pers yang diadakan setelah accident, Komandan Lanud Husein Sastranegara menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas accident ini. “Kedua pilot dalam kondisi yang sangat fit untuk melaksanakan aktraksi aerobatic ini”, tegas Danlanud. Secepatnya kejadian ini diinvestigasi oleh Tim KNKT yang memang termasuk dalam kepanitian untuk secepatnya mengadakan evaluasi terjadinya accident ini.

 

Lebih lanjut Danlanud menambahkan bahwa Bandung Air Show tetap berjalan sesuai jadwal yang telah direncanakan, terbukti walaupun terjadi accident, pengunjung masih terus berdatangan untuk menyaksikan static show dan pameran produk UMKM lainnya.

 

Pesawat yang diawaki oleh Alexander adalah pesawat jenis Super Decathlon dengan callsign PK-NZP. Alex sendiri adalah seorang aerobatic pilot yang pernah juara kedua Aerobatic Championship di Australia tahun 1997, mantan Kepala Divisi Aircraft Design N250 di PT Dirgantara Indonesia serta mengantongi 2000 jam terbang.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel