Berita

Pengurus PIA Harus Bisa Berada Di Rumah Sebelum Suami Pulang dari Kantor

Dibaca: 86 Oleh 14 Mei 2010Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 

Ketua Umum PIA Ardhya Garini NY. Sri Esa Subandrio menegaskan bahwa setiap pengurus PIA Ardhya Garini Pusat maupun daerah harus bisa membiasakan pulang ke rumah terlebih dahulu sebelum suami pulang dari kantor sehingga rumah tidak dalam keadaan kosong. Demikian disampaikan kepada seluruh Perwira Siswa (Pasis) dan Istri saat di mulainya Penataran Para Istri (Penatris) Perwira Sekkau Angkatan 85 di Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (Sekkau) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (17/6).

 

Kebiasaan ini harus selalu ditanamkan kepada seluruh pengurus PIA Ardhya Garini disemua tingkatan agar kepercayaan suami terhadap istri sebagai pengurus agar tidak disalah gunakan.

 

Terlebih lagi bahwa sebagai istri prajurit yang tentunya sebagai pengurus harus mampu memanajemen waktu guna menjaga keharmonisan keluarga, diantaranya harus pandai menjaga dan mengawasai putra-putrinya agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti halnya bahaya narkoba, dll. Berikan kasih sayang, tanamkan nilai-nilai moral, akhlak, etika dan ketauladanan, tumbuhkan budaya keterbukaan dalam berkomunikasi.

Baca juga:  Doa Bersama di Kosekhanudnas III

 

Oleh karena itu, istri harus menyadari kodratnya sebagai pendamping suami, anggota keluarga, anggota PIA Ardhya Garini dan sebagai anggota masyarakat. Sehingga ibu harus tampil sebagai tauladan dalam bersikap, ucapan dan tindakan serta menunjukkan keserdehanaan tidak terkesan eksklusif, ramah terhadap lingkungan sekitar.

 

Penatris yang akan berlangsung selama tiga hari ini selain diberikan pembekalan etiket protokoler, table manner juga diberikan kesempatan untuk bertukar pengalaman dari masing-masing pribadi yang akan memberikan perbendaharaan dalam pengalaman hidup.

 

Untuk itu sebagai istri prajurit harus mampu menjaga keharmonisan keluarga dengan selalu berdampingan dengan suami dan keluarga dimana suami berdinas. Jangan beralasan tidak mengikuti suami berpindah tugas karena alasan susah mengurus kepindahan anak sekolah dan biaya mahal. Meskipun suami istri telah berkomitmen untuk tetap saling menjaga keharmonisan dengan menjaga kepercayaan.

 

Penatris kali ini sangat istimewa, karena suami istri ikut dalam pengarahan oleh Ketua Umum PIA Ardhya Garini sehingga jumlah pesertanya sebanyak 228, Pasis 124 dan para isteri 104 (93 anggota PIA Ardhya Garini, dua anggota Persit Kartika Chandra Kirana, dan dua anggota Jalasenastri). serta.

Baca juga:  Letkol Pnb Firman Cahyono Jabat Kadisop Lanud Rsn

 

Penatris juga diikuti oleh istri perwira Sekkau Angkatan 83 satu orang dan angkatan 84 dua orang yang saat suaminya sekolah sekkau belum dapat mengikuti dengan alasan kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan.

 

Sementara jumlah siswa Sekkau Angkatan 85 sebanyak 124 perwira yang terdiri dari 120 personel TNI Angkatan Udara (termasuk 7 anggota Wanita Angkatan Udara), dua dari Angkatan Darat (satu Kowad), dan dua dari Angkatan Laut.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel