Berita

PENTING, MENGETAHUI TEKNIK PENANGGULANGAN KEBAKARAN

Dibaca: 215 Oleh 19 Sep 2013Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 

“Setiap anggota wajib dan penting untuk mengetahui teknik penanggulangan kebakaran dan ledakannya,” kata Ps. Pabandya Lambangja Kosekhanudnas I, Mayor Lek Edy Purnama dalam acara sosialisasi prosedur tetap (Protap) penanganan bahaya kebakaran dan ledakan di Aula Iskandar Makosekhanudnas I, Jakarta. Kamis (19/9). Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Pangkosekhanudnas I Nomor Perpang/2/IX/2011 tanggal 2 September 2011 Tentang Protap Penanggulangan Bahaya Kebakaran dan Ledakan.

Dikatakan penting, lanjutnya, karena terjadinya suatu kebakaran berasal dari sebuah api atau gas pijar yang tidak dapat dikendalikan dan dikuasai serta tidak dapat diprediksi kapan dan dimana terjadinya. “Untuk itu, perlu bagi anggota Kosekhanudnas I mengetahui cara menanggulangi jika terjadinya suatu kebakaran,” katanya. Menurutnya, jenis alat pemadam kebakaran (Alpeka) dibagi menjadi dua jenis, yaitu alpeka tradisional seperti air, pasir, karung basah dan tanah serta alpeka modern seperti dry chemical powder (DCP), carbon dioxide (CO2), Foam AFFF (Aqueous Film Forming Foam).

Hal serupa disampaikan Aslog Kosekhanudnas I, Kolonel Tek Nurcahyo AL. katanya, disamping cara penanggulangan bahaya kebakaran, harus dimengerti faktor-faktor terjadinya suatu kebakaran. “Yaitu faktor manusia dan faktor alam,” jelasnya. Untuk faktor manusia, lanjutnya, cenderung sebagai penyebab utama terjadinya kebakaran khususnya yang terjadi di lingkungan perumahan dan perkantoran. “Berawal dari kelalaian dalam penggunaan peralatan elekronik dan memasang sambungan listrik yang tidak pada tempatnya,” katanya. Sehingga diharapkan untuk mengikuti anjuran standarisasi yang disarankan PLN baik dari segi tegangan listrik, jaringan listrik dan kabel yang digunakan. “Untuk jenis kabel, disarankan untuk tidak memakai kabel yang bekas, melainkan yang baru dan berkualitas demi keamanan,” ujarnya.

Baca juga:  KADISPENAU : SESDISPENAU HARUS BERKUALITAS DAN PANDAI BERINOVASI

Setelah itu, para personel diarahkan menuju lapangan belakang gudang Kosekhanudnas I untuk melihat cara memadamkan api baik dengan alpeka tradisional dan modern yang diperagakan staf base ops Lanud Halim Perdanakusuma. Sebelumnya, dijelaskan Kasubsi Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Kapten Tek Efen Pendi bahwa tujuan dari peragaan ini sebagai modal awal dalam menangani dan menghadapi terjadinya suatu kebakaran. “Kenali sumber kebakaran tersebut, baru tangani dengan peralatan yang tersedia,” katanya. Lanjutnya, jika sumber kebakaran berasal dari api dapat dipadamkan dengan air, tanah, lumpur, karung basah dan foam. “Sedangkan sumber kebakaran berasal konsleting listrik maka dipadamkan dengan jenis DCP karena tidak menghantarkan listrik,” ujarnya. Usai peragaan, setiap personel Kosekhanudnas I berkesempatan untuk mencoba memadamkan api dengan alpeka tradisional dan modern.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel