Berita

Penutupan Pelatihan Paralayang Disparbud Pemkab Malang dan Lanud Abd Saleh 2020

Dibaca: 48 Oleh 14 Agu 2020Tidak ada komentar
Penutupan Pelatihan Paralayang Disparbud Pemkab Malang dan Lanud Abd Saleh 2020
#TNIAU 

TNI AU.  Setelah melalui gemblengan fisik dan mental selama sekitar satu bulan lamanya, empat puluh generasi muda Malang sebagai siswa pelatihan pilot paralayang Disparbud Kabupaten Malang dan Lanud Abdulrachman Saleh, Jumat, (14/8/2020) menyelesaikan pelatihan dalam suatu acara penutupan di Pendopo Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemerintah Kabupaten Malang yang berlokasi di Kecamatan Singosari.

Dalam kesannya salah satu Instruktur Paralayang Peltu Sugeng Susanto menyampaikan para peserta yang merupakan generasi muda memiliki karakter yang beragam.  Namun sejak terdaftar sebagai peserta, semuanya ditanamkan kedisiplinan mulai dari kegiatan hariannya,  kegiatan pokok, olah raga pemanasan, kebersihan dan lainnya. Ditambahkan mengingat olah raga paralayang medianya udara dan kegiatannya terbang yang bukan merupakan alam manusia, maka para peserta, awalnya mengalami nervous, stress dan tegang. Namun seiring dengan penekanan, peringatan bahkan sangsi dari para instruktur secara terus-menerus kepada para siswa, pada akhirnya para peserta pelatihan mampu terbang 40 kali, sebagai syarat minimal untuk lulus dari pelatihan dasar paralayang (PL 1).

Baca juga:  Danlanud Rsn  Bantu Padamkan Kebakaran Rumah Warga

Sementara itu Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Hesly Paat, selaku Ketua Fasida Jawa Timur dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Dinas Operasi Lanud Abdulrachman Saleh Kolonel Pnb Erwin Sugiandi yang juga Ketua Harian Fasida Jawa Timur menyampaikan walaupun kegiatan pelatihan mengalami kepindahan dari Bukit Waung, Donomulyo ke Gunung Banyak namun pada akhirnya para siswa mampu mencapai target terbang sesuai aturan yang ditentukan. Disampaikan pula  terima kasih kepada Kadisparbud Kabupaten Malang yang telah mewujudkan pelatihan paralayang tahun 2020 kepada para peserta pelatihan, yang merupakan calon atlit-atlit andalan paralayang dari Malang Raya. Ke depan tinggal memelihara kemampuan melalui latihan secara terus-menerus, pembinaan diri dan eksibisi.

Sedangkan Kadisparbud Pemkab Malang Made Arya Wedhantara yang diwakili Sekretaris Disparbud Kabupaten Malang Lani Masruro, S.E., M.Si., menyampaikan pula rasa syukur dan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung kegiatan pelatihan seperti Kemenparkraf,  Lanud Abdulrachman Saleh, para Camat dan Kades lokasi pelatihan, Perumda Tirta Kanjuruhan dan lainnya. Diharapkan melalui aktifitas olah raga paralayang di Malang yang kian meluas akan mengembangkan usaha-usaha pariwisata lainnya juga Pokdarwis-pokdarwis yang ada di tiap desa.  Dengan adanya musibah Covid 19, pariwisata merupakan bidang yang paling terdampak, untuk itu para pelakunya wajib beradaptasi dengan new normal antara lain dengan menerapkan pola hidup sehat dan menjaga kelestarian lingkungan.

Baca juga:  Kasau : Melalui Pesparani, Kita Tingkatkan Religi Organisasi

Acara penutupan ditandai pelepasan pita kepada instruktur dan peserta juga penyerahan sertifikat tanda lulus pelatihan kepada dua perwakilan siswa yaitu Putri Wulandari Agustine dan Muhammad Rafli Sugiandi. Turut hadir pada acara penutupan pelatihan antara lain,pejabat staf Disparbud Pemkab Malang dan Lanud Abdulrachman Saleh, Camat Singosari, Kepala  Desa Sidoluhur dan Sumberoto dan lainnya.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel