Berita

Penutupan Perkemahan Bakti Saka Dirgantara Nasional I

Dibaca: 7 Oleh 14 Nov 2016Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Kepala Dinas Potensi Dirgantara (Kadispotdirga) Marsma TNI Irwan Isdunggio sebagai pembina upacara secara resmi menutup kegiatan Perkemahan Bakti (Perti) Saka Dirgantara Nasional I tahun 2016 di Lapangan depan Hanggar Skadik 303 Wingdiktekkal, Kalijati, Subang, Jawa Barat. Sabtu, (12/11).

Acara penutupan ini ditandai dengan penyalaan Api Dasa Darma dari Pembina Upacara kepada perwakilan pengucap Dasa Darma yang diteruskan kepada masing- masing pembawa obor pengucap Dasa Darma. Setelah pengucapan Dasa Darma oleh sepuluh perwakilan anggota Saka Dirgantara, obor api itu dibawa untuk menyulut api unggun yang terletak di tengh-tengah lapangan dan dikelilingi oleh seluruh peserta Perti Saka Dirgantara.

Dalam sambutan Kadispotdirga menjelaskan bahwa “Pertisaka Dirgantara nasional yang pertama ini, dilaksanakan dengan semangat dan antusias yang tinggi. Sejak pendaftaran dibuka, pelaksanaan kegiatan sampai malam penutupan ini, saya melihat semangat kalian tidak pernah kendor. Ini adalah bekal (kekuatan-Red) kalian sebagai generasi muda bangsa untuk melanjutkan perjuangan ataupun cita-cita para senior kalian untuk membangun bangsa yang besar ini”.

Baca juga:  Danlanud Rhf Dampingi Gubernur Kepri Courtessy Call dengan Panglima TNI

“Tentunya tantangannya tidak kecil, ke depan tantangnnya lebih besar. Oleh sebab itu pada malam ini seperti yang saya katakan tadi yang tradisi membawa obor api untuk membakar api unggun adalah simbol menyalakan semangat peserta Saka Dirgantara, saya mengharapkan api yang kita lihat hanya beberapa jam menyala kemudian nanti akan padam, tapi api semangat yang sudah menyala dalam diri kalian tidak akan pernah mati namun tetap menyala selamanya itu harapan saya”.

“Selanjutnya, kalian dibekali beberapa ilmu kedirgantaraan mungkin ada yang sudah pernah dan belum pernah mendapatkan ilmu tersebut. Saya mengharapkan ilmu ini ditularkan kepada teman-teman yang tidak bisa ikut karena situasi, kondisi dan alokosi peserta dari panitia. Saya mengharapkan pengetahuan dan keterampilan tersebut dapat ditularkan kepada mereka. Semoga Pertisaka Dirgantara selanjutnya bisa menghadirkan jumlah dua kali lebih besar dari yang hadir saat ini”.

“Seluruh peserta Perti Saka Dirgantara ini agar selalu berbuat yang baik, berbuat baik kepada Tuhan yang maha kuasa. Apa yang diperintahkan dilaksanakan, apa yang dilarang dihindari dan dijauhi. Berbuat baik yang kedua adalah kepada sesama manusia. Manusia sebagai makhluk sosial pasti bergaul dengan sesama, dalam pergaulan itu manusia tidak ada yang sempurna, ada yang lebih dan ada yang kurang”.

Baca juga:  Penutupan Pendidikan Sekolah Pemeliharan EESMBSC

“Janganlah kekurangan teman kita peruncing, namun biarlah kita saling menutupi kekurangan itu dengan saling menopang diantara sesama. Apabila ini dilakukan maka kalian sebagai generasi muda akan menjadi kuat untuk menjaga NKRI yang kita cinta ini. Yang ketiga berbuat baiklah kepada lingkungan, lingkungan kita baik itu tumbuh-tumbuhan maupun hewan apapun yang di lingkungan kita tolong dijaga dengan baik agar lingkungan kita terhindar dari bencana”. Ujar Kadispotdirga.

Setelah upacara penutupan selesai peserta mengikuti acara penyerahan piagam dan piala kepada kontingen Kwartir yang berhasil meraih predikat terbaik. Kwartir daerah terbaik pertama diraih oleh Kontingan Jawa Barat, kedua Kontingan Papua dan ketiga Kontingan Kwartir Lampung. Acara selanjutnya menampilkan pentas kesenian dari masing-masing daerah kemudian diakhiri acara penutup dengan saling bersalaman dengan seluruh peserta Saka Dirgantara.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel