Berita

Penutupan PKBN di Lanud Sulaiman

Dibaca: 8 Oleh 07 Des 2012Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Pelatihan PKBN (Pembinaan Karakter Bangsa dan Bela Negara) yang diikuti 413 Sekolah Menengah Kejuruan se-Jawa barat dan 98 diantaranya berstatus sekolah negeri dan 279 siswa setelah lima hari berlangsung, hari ini secara resmi telah selesai dan upacara penutupan tersebut dilaksanakan di lapangan apel Skadik 204 Lanud Sulaiman dengan irup Drs. Supriyatna, M.M. (perwakilan dari kemendikbud). Hadir pada kesempatan tersebut Kadispotdirga Marsma TNI Khoirul Arifin, para kepala dinas, komandan skadik, serta para undangan dan pihak terkait yang menangani kegiatan tersebut.

Dalam amanatnya Drs Supriyatna, M.M menyatakan bahwa dengan berprinsip pada kepatuhan, realitas, integrasi, keterbukaan, efektivitas, akselerasi dan berkesinambungan maka diharapkan pembinaan karakter bangsa dan bela negara bagi guru pembina Osis SMK ini mampu menjadi jembatan bagi peserta didiknya sebagai penguat moral dalam bersikap dan berperilaku serta memiliki kemampuan untuk mengembangkan kepribadian agar kelak anak didiknya menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi insan serta warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab (Jum’at,7/12).

Baca juga:  TK PERTIWI KUNJUNGI ELANG KHATULISTIWA

Lebih lanjut dijelaskan bahwa kegiatan seperti ini merupakan pendekatan yang mengintegrasikan kemampuan komponen pendidikan agar para peserta dapat menerapkan komponen pendidikan untuk mendukung proses belajar mengajar yang harmonis dan humanis serta bermakna kepada para siswanya.

Dengan telah dilaksanakannya pelatihan pembinaan karakter bangsa dan bela negara, diharapkan agar para guru pembina Osis SMK kelak dapat memahami dan menyadari bahwa tugas bagi guru pembina Osis adalah sebagai kader penyuluh bagi generasi muda. ” Saya yakin dan dan percaya, para peserta akan mampu mengemban tugas dan tanggung jawab tersebut dengan sebaik-baiknya sehingga para peserta mampu membentuk generasi penerus bangsa yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan guna menciptakan ketahanan nasional,” katanya.

Ditekankan pula agar para peserta senantiasa berusaha untuk meningkatkan mental dan moral yang baik, mentradisikan kegiatan kegiatan keilmuan yang bersifat kreatif, inisiatif, dan inovatif. Dengan demikian, melalui kegiatan seperti ini maka para guru diharapkan dapat mengembangkan kemampuan peserta didik dalam pembentukan pengetahuan dan ketrampilan berdasarkan interaksi dengan lingkungan dan pengalaman dalam kehidupannya, sehingga menumbuhkan etos kerja dan semangat belajar yang tinggi.

Baca juga:  Tupdik Susgumil Bintara A-23 Dan Sustek PABX A-2 Di Lanud Sulaiman

Selama lima hari kegiatan tersebut para peserta telah mengikuti materi bina kelas yang meliputi ceramah bela negara, Wawasan Nusantara, sejarah Perjuangan Bangsa, Sosial Budaya ( materi disampaikan dari Dosen UPI Bandung). Sedangkan materi bina lapangan meliputi PBB, pembinaan praktek lapangan, penyebrangan basah, mendayung balik perahu, flying fox, jaring pendarat, merayap tambang, dan peluncuran.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel