Berita

PENYEGARAN TENTANG DISTRESS AND URGENCY CALL DI LANUD ISWAHJUDI

Dibaca: 42 Oleh 16 Jan 2013Tidak ada komentar
PENYEGARAN TENTANG DISTRESS AND URGENCY CALL DI LANUD ISWAHJUDI
#TNIAU 

Sebagai insan penerbangan, pengetahuan tentang “Distress and Urgency Call” perlu disegarkan lagi dalam ingatan kita sebagai antisipasi apabila mengalami keadaan darurat dalam penerbangan, karena prosedur ini sudah merupakan prosedur internasional yang diatur dalam Annex 10 International Civil Aviation Organization (ICAO). Demikian yang disampaikan Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Yuyu Sutisna, SE., briefing pagi sebelum pelaksanaan latihan dan operasi penerbangan, di ruang Tedy Kustari, Lanud Iswahjudi, Rabu (16/1).

Pada kesempatan tersebut dipaparkan tentang “Distress and Urgency Call” oleh Kasi Base Ops Lanud Iswahjudi Mayor Penerbang Anjar Legowo, yang intinya distress and urgency call merupakan pemberitahuan dari seorang penerbang bahwa pesawat mengalami gangguan atau emergency. Sehingga dalam kondisi tersebut seorang penerbang dan unsur-unsur penerbangan diharapkan cepat mengambil langkah-langkah dalam upaya menyelamatkan penerbang maupun pesawatnya.

Digambarkan dalam suatu penerbangan, bila pesawat mengalami emergency maka penerbang harus memberitahukan telah terjadi kerusakan pada pesawat serta memberitahukan keberadaan atau posisi pesawat kepada petugas ATC atau masyarakat yang memiliki frekuensi yang sesuai dengan frekuensi radio di pesawat yang digunakan untuk komunikasi darurat. Berkaitan dengan hal tersebut Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Yuyu Sutisna, SE., meminta tidak hanya kepada para penerbang namun kepada seluruh pendukung penerbangan juga memahami betul tentang Distress And Urgency Call tersebut.

Baca juga:  DOKUMEN PENAWARAN

Dalam akhir paparannya Kasi base ops menyarankan kepada para penerbang jangan ragu-ragu untuk Distress atau Urgency Call sebagai tindakan untuk keselamatan penerbang dan pesawatnya. Juga kepada petugas ATC berani memberikan saran kepada penerbang untuk melakukan distress maupun Urgency Call dan prosedur ini diharapkan dapat dilatihkan dalam kegiatan latihan emergency.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel