Berita

Penyerobot Aset Eks Radar Lanud Sjamsudin Noor Diamankan

Dibaca: 13 Oleh 21 Nov 2013Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Berdasarkan hasil patroli yang dilaksanakan oleh personel jaga Pertahanan Pangkalan (Hanlan) dan hasil informasi dari masyarakat telah terjadi penyerobotan lahan/tanah Eks Satuan Radar (aset TNI AU) milik Lanud Sjamsudin Noor yang terletak di Jl. R.O. Ulin Km. 33 Loktabat Selatan Kota Banjarbaru yang digarap oleh oknum tidak bertanggungjawab. Selasa, (19/11). Menyikapi kejadian tersebut, maka PAM dan POM AU Lanud Sjamsudin Noor melaporkan langsung kejadian tersebut kepada Komandan Lanud Sjamsudin Noor Letkol Pnb Esron S.B. Sinaga, S.Sos.

Selanjutnya setelah dilaksanakan koordinasi dari pejabat Lanud Sjamsudin Noor yang terdiri dari jajaran para Kadis Lanud SAM, Dansatpomau Lanud SAM Kapten Pom Temmy Adhitama S.H, Kaintelpam Lanud SAM Lettu Sus Luthfi Muchtar, Kakum Lanud SAM Lettu Sus Meidianto, maka secepatnya dibawah kendali Danlanud SAM bersama para pejabat Lanud SAM disertai pasukan Lanud SAM satu SST bergerak menuju sasaran yang berjarak kurang lebih 15 KM dari Lanud SAM untuk mengambil tindakan yang diperlukan guna mempertahankan salah satu aset milik Lanud SAM tersebut.

Baca juga:  15 Personel Militer dan 9 PNS Wingdikum Naik Pangkat

Dari hasil investigasi secara langsung oleh Tim Pengamanan Lanud SAM yang dipimpin oleh Danlanud SAM ditempat kejadian bahwa telah terjadi penyerobotan dan usaha untuk menguasai aset tanah TNI AU eks Radar Lanud SAM, yang pada saat itu juga sedang ada kegiatan pengerjaan lahan eks Radar tersebut dengan menggunakan alat berat yang dikerjakan oleh sekelompok orang yang tidak bertanggungjawab.

Dengan langkah persuasif saat itu juga Danlanud SAM telah berhasil mengamankan aset tanah eks Radar tersebut, tanpa perlawanan fisik dari sekelompok orang yang saat itu sedang menggarap lahan tersebut. Dua alat berat dan kendaraan pengangkutnya beserta pekerjanya telah berhasil diamankan dan dibawa ke Mako Pomau Lanud SAM sebagai barang bukti, selanjutnya untuk dilaksanakan investigasi bahwa pihak yang akan mengusai lahan tersebut telah mengakui kesalahannya dan mengakui bahwa lahan tersebut adalah milik TNI AU.

Kadislog Lanud SAM Mayor Kal Sugiyarto dalam pernyataannya mengatakan bahwa aset tersebut sudah dipasang patok beton di tiap sudutnya dan dipasang plang tanda aset milik TNI AU namun plang tersebut sudah hilang yang berarti memang ada sekelompok orang yang dengan sengaja untuk berusaha menguasai lahan kosong milik TNI AU tersebut.

Baca juga:  PERINGATAN HUT KE-55 PIA ARDHYA GARINI DI LANUD SUPADIO

Sebagai tindakan untuk mengantisipasi akan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan atas perintah Danlanud SAM, pada saat itu juga dipasang tenda pasukan dan penjagaan oleh personel Lanud SAM hingga situasi dan kondisi betul-betul aman kembali.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel