Berita

PENYULUHAN DEMAM BERDARAH DI LANUD HALIM

Dibaca: 14 Oleh 27 Mar 2013Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Penyakit demam berdarah merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue, Virus dengue sebagai penyebab penyakit demam berdarah dengue, merupakan mikroorganisme yang sangat kecil hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron. Demikian disampaikan dr. Keke dari Rumah Sakit dr. Esnawan Antariksa dalam penjelasan singkatnya di depan anggota Lanud Halim saat apel pagi di lapangan Wing 1 Lanud Halim, Rabu (27/3).

“Virus hanya dapat hidup di dalam sel hidup, maka demi kelangsungan hidupnya, virus harus bersaing dengan sel manusia yang ditempati terutama untuk kebutuhan protein” ujarnya, lebih lanjut. Gejala klinis demam berdarah dengue pada saat awal penyakit (hari demam 1-3) dapat menyerupai penyakit lain seperti radang tenggorokan, campak, dan tifus.

Untuk meminimal resiko yang akan terjadi berikanlah minum kira-kira 2 liter (8 gelas) dalam satu hari atau 3 sendok makan setiap 15 menit. Minuman yang diberikan sesuai selera anak misalnya air putih, air teh manis, sirup, sari buah, susu, oralit, softdrink, dapat juga diberikan nutricious diet yang banyak beredar saat ini. Dengan memberikan minum banyak diharapkan cairan dalam tubuh tetap stabil.

Baca juga:  KIPAN 2 RAIH JUARA UMUM KOMPI TANGKAS

“Untuk memantau bahwa cairan tidak kurang, perhatikan jumlah kencing anak. Apabila anak banyak buang air kecil, minimal tiap satu jam sekali dalam satu hari berarti jumlah cairan yang diminum anak mencukupi” ujarnya menjelaskan .

Pada awal sakit yaitu demam 1-3 hari, seringkali gejala menyerupai penyakit lain seperti radang tenggorokan, campak, atau demam tifoid (tifus), oleh sebab itu, diperlukan kontrol ulang ke dokter apabila demam tetap tinggi 3 hari terus menerus apalagi anak bertambah lemah dan lesu maka perlu pemeriksaan lanjutan untuk memastikan apakah demam berdarah.

 

Keterangan Gambar.

Dr. Keke dari Rumah Sakit dr. Esnawan Antariksa saat memberikan ceramah tentang Demam Berdarah di hadapan anggota Lanud Halim P yang antusias menyimak uraiannya. (Foto: Pentak Lanud Halim).

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel