Berita

Penyuluhan KDRT Di Batalyon 465 Paskhas Brajamusti

Dibaca: 6 Oleh 03 Des 2015Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Segenap personel Batalyon 465 Paskhas Brajamusti mengikuti penyuluhan hukum dan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba serta rehabilitasi di aula Markas Batalyon Komando 465 Paskhas Brajamusti. Kamis (3/12). Penyuluhan hukum tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) disampaikan Kepala Hukum (Kakum) Lanud Supadio Mayor Sus Hadi Prayitno, S.H

Menurut Kakum Lanud Supadio, dewasa ini angka kekerasan dalam rumah tangga cenderung meningkat. Maka dari itu tujuan penyuluhan ini untuk memberikan pemahaman tentang KDRT terhadap seluruh personel Paskhas. Dengan begitu akan mengetahui batas-batas yang termasuk kekerasan dalam rumah tangga.

“Menurut Undang-undang No. 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga, pada pasal 1 dijelaskan bahwa KDRT adalah setiap perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan, yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, psikologi dan/atau penelantaran rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum dalam lingkup rumah tangga,” jelas Kakum.

Ia mengungkapkan undang-undang ini sudah cukup lama diterapkan di Indonesia namun demikian dari sisi pemahaman dan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat memang masih minim. Untuk itu dengan adanya penyuluhan KDRT ini sedikat banyak anggota memahami lebih detail tentang kekerasan dalam rumah tangga.

Baca juga:  Pangkalan TNI AU Maimun Saleh Gelar Karya Bakti Menyambut HUT Koopsau I Ke-69.

Danyon 465 Paskhas Letkol Pas I Ketut Setiabudi mengungkapkan dengan adanya penyuluhan hukum KDRT tentunya akan menambah pengetahuan dan wawasan bagi prajurit Paskhas. Dengan begitu maka batasan-batasan tentang KDRT diketahui oleh anggota sehingga tidak terjadi di dalam keluarga.

Turut hadir dalam penyuluhan ini Dandenhanud 473 Paskhas Mayor Pas Anang Baskoro, segenap prajurit Yonko 465 Paskhas dan Denhanud 473 Paskhas serta ibu-ibu PIA Ardhya Garini pada ranting Paskhas.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel