Berita

Peragaan Penggunaan Alpeka di Lanud Sulaiman

Dibaca: 16 Oleh 07 Okt 2014Tidak ada komentar
indonesianf16pesawat0170 tniau
#TNIAU 

Bertempat di lapangan apel Staf II Lanud Sulaiman, Margahayu, Kab. Bandung, usai apel pagi, Senin (6/10) Seksi Lamja (keselamatan kerja) bekerja sama dengan seksi Sarban (Sarana Bantuan) memperagakan demonstrasi penggunaan alat pemadam kebakaran yang disaksikan seluruh personel Lanud Sulaiman, baik para perwira, bintara, tamtama maupun pegawai negeri sipil.

”Kegiatan ini dlaksanakan sebagai salah satu program kerja dari Seksi Lamja sebagai antipsipasi berkaitan dengan musim kemarau saat ini,” demikian penjelasan yang disampaikan Kepala Dinas Operasi Lanud Sulaiman Letkol Lek Bambang Astono mewakili Danlanud Sulaiman Lolonel Pnb Djamaluddin, M.Si(Han)., yang juga menekankan kepada para anggota yang tinggal di kompleks perumahan dinas Lanud Sulaiman agar pada saat mengumpulkan sampah dan membakarnya hendaknya ditunggu hingga padam tidak ada bara yang tertiup angin yang dapat mengakibatkan kebakaran.

Sebelum peragaan dimulai, terlebih dahulu Kasi Lamja Kapten Tek Darto Mulyono menjelaskan lima langkah yang harus diambil untuk mengatasi jika terjadi kebakaran, yaitu usahakan tenang dan jangan panik, bunyikan alarm dan bila tidak alat berteriaklah, gunakan alat pemadam yang ada di sekitar, hubungi petugas pemadam kebakaran terdekat, dan padamkan listrik.

Baca juga:  Jet Tempur Lanud Iwj Kembali Ke Home Base

Sedangkan dari Seksi Sarban yang disampaikan oleh Kapten Tek Isnawan sebagai Kasubsi PK Lanud Sulaiman menjelaskan tentang definisi kebakaran dan lima jenis kebakaran yang meliputi benda padat, cair, gas, logam yang mudah terbakar, dan karena listrik. Untuk kebakaran tipe A berasal dari bahan seperti kayu, kertas, kerdus, plastik, dan ban. Sedangkan kebakaran tipe B berasal dari bahan bakar seperti minyak tanah, bensin, dan solar.

Usai menerima penjelasan, para anggota disilakan untuk memeragakan bagaimana cara menggunakan alat-alat pemadam kebakaran dan cara kerja alat tersebut. Seperti alat DCP (Dry Chemical Powder) adalah alat yang digunakan untuk jenis bahan ABC.   ”A” adalah jenis benda padat seperti kayu, karpet, dan ban.   ”B” adalah untuk benda cair seperti bensin, minyak tanah, dan solar. Sedangkan ”C” adalah untuk listrik.

Selain itu, diperagakan pula alat AFFF (Agueos Film Forming Foam) /AF3/ FOAM yang mengandung bahan  karbondioksida yang digunakan dalam ruangan untuk jenis bahan ABC. Serta alat gunnebo yang diletakkan di tempat terbuka dan dapat dilihat bila suatu waktu terjadi kebakaran tinggal disemprotkan pada penyebab kebakaran.

Baca juga:  UPACARA HUT KOOPSAU DI LANUD SJAMSUDIN NOOR

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel