Berita

PERAN LANUD SULTAN HASANUDDIN PADA LATIHAN OPERASI “SIKATAN DAYA” 2009

Dibaca: 10 Oleh 16 Mei 2010Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 

Pada pelaksanakan Latihan Operasi “ Sikatan Daya “ 2009 Koopsau II melibatkan Lanud jajaran yang berada di bawah kendali Panglima Koopsau II dengan sasaran operasi udara daerah Sangata Kalimatan Timur. Lanud Sultan Hasanuddin yang merupakan Lanud jajaran Koopsau II ditunjuk sebagai salah satu Satuan Pelaksana Operasi Udara ( Satlakopsud ) Hasanuddin dengan tugas dan tanggung jawab melaksanakan Pengamatan dan Pengintai Udara Strategis dengan menggunakan 1 pesawat Boeing 737 ke Sangata pada hari “ H-2” jam “J”.

 

Mempersiapkan 3 pesawat tempur Sukhoi dan menggeser tim recovery untuk pesawat tempur SU-27/30 ke Satlakopsud Balikpapan pada hari “H-1”, serta melaksanakan “ Operasi Lawan Udara Ofensif “ pada hari “H” terhadap daerah sasaran yaitu Sangata dengan menggunakan 8 Mortir. Untuk menambah waktu jelajah pesawat Sukhoi pada pelaksanaan operasi hari “H” dilakukan pengisian bahan bakar di udara (air refueling) dengan pesawat KC-130 BT yang merupakan BKO dari Satlakopsud Abd. Saleh pada hari “H-2” . Kegiatan pengisian bahan bakar di udara dilaksanakan pada hari “H” jam “J + 45 “ pada koordinat N 01º15’ 100” E 116º52’900”.

Baca juga:  Delapan Pesawat Jupiter Aerobatic Team Transit Di Lanud Halim Perdanakusuma

 

Selain itu, Satlakopsud Hasanuddin menerima BKO 1 pesawat Helikopter SA-330 Puma dari Koopsau I dengan tugas melaksanakan operasi SAR dan operasi SAR Tempur, yaitu melaksanakan pencarian dan penyelamatan personel dan materiil yang memiliki nilai taktis dan strategis di mandala operasi pada hari “ H-4” sampai dengan “H+3”

 

Pangkalan TNI AU Sultan Hasanuddin bertugas merencanakan dan menyediakan dukungan terhadap seluruh kebutuhan operasional bagi unsur – unsur yang berada di bawah Satlakopsud Hasanuddin serta menyelenggarakan keamanan dan pertahanan pangkalan pada hari “H-2” sampai dengan “H+3” dalam rangka mendukung Tugas Pokok Satlakopsud Hasanauddin. Demikian penjelasan Kepala Penerangan dan Perpustakaan Lanud Sultan Hasanuddin Makassar, (5/8).

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel