Berita

PERAN TUGAS PRAJURIT MEMILIKI KONSEKUENSI TANGGUNG JAWAB

Dibaca: 387 Oleh 17 Apr 2013Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Sekecil apapun peran dan tugas yang para prajurit dan PNS TNI emban, memiliki konsekuensi tanggung jawab atas total aset TNI dan administrasi yang menyertainya untuk dapat dipertanggung jawabkan, baik output dan outcome-nya, karena kita bekerja dalam satu sistem TNI, demikian jelas Panglima TNI dalam sambutannya yang dibacakan oleh Komandan Lanud Abd Saleh Marsma TNI Gutomo, S. IP. diikuti oleh seluruh pejabat dan anggota Lanud Abd Saleh beserta insub bertempat di Taxy Way Lanud Abd Saleh (17/4).

Selanjutnya dikatakan, setiap prajurit dan PNS TNI harus senantiasa meningkatkan ilmu pengetahuan dan penguasaan teknologi, mengembangkan kualitas moral dan profesionalisme seirama tugas yang diemban dan pengabdian yang dituntutkan kepada TNI. Tugas kedepan telah dapat dipastikan akan penuh dengan dinamika, yang menuntut pengerahan segala kapasitas, kapabilitas dan intelektualitas, dihadapkan pada perkembangan keamanan regional, serta perkembangan militer yang telah berubah secara dramatis dewasa ini.

Beberapa peristiwa yang telah terjadi sepanjang triwulan pertama tahun anggaran 2013, seperti peristiwa penyerangan terhadap personel TNI di Papua, kasus penyerangan Polres OKU di Sumatra Selatan serta kasus penyerangan LP Cebongan, merupakan evaluasi tersendiri yang perlu kita cermati, agar tidak mengurangi kapasitas dan kapabilitas TNI, dan tidak berulang kembali di masa yang akan datang.

Baca juga:  Dansekkau Terima Kunjungan Delegasi Philipines Air Force

Panglima TNI menekankan kepada seluruh unsur Pimpinan di jajaran TNI agar benar-benar mampu memberdayakan segala potensi dan membaca perkembangan situasi dari masing-masing kesatuan, berikut segala permasalahan yang dihadapi, sehingga dapat meningkatkan pemikiran prediktif, langkah antisipatif dan upaya konstruktif dalam rangka menjaga citra TNI, serta meningkatkan kesiap siagaan satuan, profesionalisme prajurit, dan kesejahteraan di lingkungan satuan masing-masing.

Diharapkan, para prajurit senantiasa selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk dijadikan sebagai landasan moral dan etika dalam membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang lebih baik. Jangan pernah berhenti belajar dan berlatih untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme keprajuritan, guna mendukung keberhasilan tugas pokok TNI.

Optimalkan pembinaan satuan dan pengawasan, serta revitalisasikan prinsip “Disiplin adalah nafasku dan kehormatan adalah segala-galanya bagi prajurit TNI”. Lanjutnya. Utamakan kearifan dan keteladanan dalam segala pemikiran dan sikap, serta hindari tindakan reaktif yang berlebihan, baik di lingkungan satuan maupun dalam berinteraksi dengan lingkungan masyarakat serta memperkokoh kemanunggalan TNI-rakyat sebagai landasan bagi terwujudnya soliditas dan solidaritas social, serta terwujudnya persatuan dan kesatuan nasional.

Baca juga:  SKADRON UDARA 12 LAKSANAKAN BUKA BERSAMA

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel