TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

“Perang dengan Narkoba”

DSC_3326

TNI AU. Beredar bebasnya barang haram sejenis narkoba yang dilakukan oknum, sangat meresahkan masyarakat dan Bangsa Indonesia. Pemerintah telah menyatakan “Perang dengan Nakoba”.

Hal tersebut disampaikan Komandan Kodiklatau Marsda TNI Chairil Anwar dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wadan Kodiklatau Masrma TNI I. Nyoman Trisantosa, pada upacara 17-san Kodiklatau, di Mako Kodiklatau, Halim Pk, Jakarta Timur.

Pimpinan TNI Angkatan Udara sangat mendukung kebijakan pemerintah dalam rangka perang dengan narkoba, dan secara jelas Pimpinan TNI AU akan “memberikan sangsi berat sampai dengan pemecatan bila masih terdapat prajurit mencoba-coba bermain dengan barang haram tersebut”. Tegas Dankodiklatau.

Sehubungan dengan tantangan tugas kedepan, menjawabnya  hanya melalui kerja keras, kebersamaan dan semangat pengabdian serta tekad yang bulat, kita dapat mengatasi tantangan tugas beserta hambatan yang dihadapi, lanjutnya,

Keberhasilan yang telah diperoleh tahun 2017 saya memberikan penghargaan yang tinggi dan ucapan terima kasih kepada seluruh prajurit beserta PNS Kodiklatau dan jajaran dimanapun berada dan bertugas, atas dedikasi, motivasi dan semangat dalam menjalankan tugas secara profesional sesuai bidang tugasnya. Semangat kerja yang baik senantiasa tetap terpatri di sanubari setiap prajurit dan PNS, sepanjang pengabdiannya.  Ucapnya.

Meningkatnya suhu politik di negeri kita, karena tahun ini dicanangkan sebagai tahun politik, akan diselenggarakan pemilihan umum secara serentak di beberapa provinsi, kabupaten dan kota di seluruh wilayah Indonesia, sehingga situasi akan rentan terhadap berbagai bentuk gangguan keamanan dan konflik komunal karena kepentingan politik. Jelas Marsda TNI Chairil Anwar.

Komandan Satuan Kodiklatau dituntut terus meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi sekaligus dapat cegah dini agar tidak mudah terpengaruh atau terpancing dengan isu-isu maupun provokasi dari berbagai pihak ingin melibatkan  baik prajurit maupun fasilitas dinas. Ingat netralitas TNI  adalah “harga mati” yang harus junjung tinggi dan implementasikan kepada seluruh prajurit mulai pada pangkat tertinggi sampai pangkat terendah. Tegas Dankodkilatau.

Upacara bendera 17-san yang dilaksanakan tiap bulan ini diikuti oleh seluruh pejabat, para perwira, bintara, tamtama dna PNS Kodilatau serta juga dilaksanakan oleh seluruh satuan jajaran Kodilatau dengan membacakan sambutan Kodiklatau.

a.n. Komandan Kodiklatau

Kapen Kodiklatau

Rifaid

Letkol Sus NRP 522910

Leave a Reply

Verifikasi CAPTCHA *

“Perang dengan Narkoba”