Berita

Perbanyak Sholat Dan Berkorban, Karunia Illahi Terus Mengalir

Dibaca: 11 Oleh 19 Mei 2010Tidak ada komentar
TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Dengan memperbanyak sholat yang juga bermakna do’a dan banyak berkorban, nikmat dan karunia Allah SWT tidak akan pernah berkurang, justru dengan jalan itu, karunia Illahi akan terus mengalir dan ditambahkan kepada kita, sepanjang jalan shalat dan pengorbanan terus dilaksanakan. Akan tetapi, apabila shalat dan pengorbanan itu tidak ditempuh, karena memperturutkan kemalasan dan kebakhilan, maka keterputusan rahmat Allah SWT menjadi ketetapan yang pasti menimpanya.

 

Pandai bersyukur dan suka berkorban berada pada anak tangga yang mulia dan luhur, maka terkait “berkorban”, dapat kita pahami kedudukannya menjadi empat tingkatan, tingkat yang paling rendah adalah posisi mengorbankan sesama yang berarti kezhaliman, disusul posisi kedua membiarkan (apatis)/merendahkan, lalu posisi inshaf (berbuat sewajarnya), sebatas menunaikan atau menggugurkan kewajiban. Sementara posisi tertinggi Tadlhiyah/Berkorban untuk kebaikan sesama atau orang banyak yang didasarkan pada kerelaan hati dan keikhlasan yang merupakan kelanjutan dari sifat taqwa.

 

Hal tersebut disampaikan Bapak Drs. H.Yusron Kholid, M.Pd.I., selaku Imam dan Khotib pada pelaksanaan Shalat Idul Adha 1430 H/2009 di Halaman Masjid Al Ukhuwwah Lanud Iswahjudi, Jum ‘at (27/11) yang dihadiri Komandan Lanud Iswahjudi, Marsma TNI Bambang Samoedro, S.Sos., para pejabat Lanud Iswahjudi dan Insub serta warga Lanud Iswahjudi dan masyarakat sekitar.

Baca juga:  Penyerahan Jabatan Komandan Wing 5

 

Sedangkan pada kesempatan tersebut Komandan Lanud Iswahjudi, Marsma TNI Bambang Samoedro, S.Sos., mengatakan bahwa Idul Adha memiliki makna kepedulian yang berujung pada hadirnya kebersamaan dan persaudaraan, yang menegaskan umat Islam memiliki empati dan simpati antara sesama, sekaligus penegasan sebagai insan beragama.

 

“Beragama bukan untuk menimbulkan kesengsaraan dan untuk mencederai umat yang tidak bersalah. Beragama justru untuk saling membantu dan menguatkan hubungan kebersamaan serta memberikan manfaat. Sebagai bukti daging kurban pun boleh dibagikan kepada masyarakat yang tidak beragama Islam”, lanjutnya.

 

Ketua Panitia Pelaksanaan Idhul Adha 1430 H/2009, Mayor Sus Jusron Effendi, S.Ag., M.Sc., mengatakan bahwa panitia berhasil mengumpulkan hewan kurban sebanyak 135 ekor berupa 6 ekor sapi dan 129 ekor kambing yang telah disalurkan kepada kaum yang kurang mampu serta infaq sebesar Rp.1.510.000,- (Satujuta Limaratussepuluh ribu rupiah).

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel