Berita

Pererat Kekeluargaan, PIA AG Lanud Supadio Gelar Silaturahmi

Pererat Kekeluargaan, PIA AG Lanud Supadio Gelar Silaturahmi
#TNIAU 

TNI AU.  Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 19/D.I Lanud Supadio Ny. Imelda Palito Sitorus beserta pengurus menggelar acara silaturahmi dengan segenap anggota PIA Ardhya Garini jajaran Lanud Supadio.  Acara yang berlangsung di Graha Teddy Kustari, Rabu (19/2/2020), turut dihadiri Wakil Ketua PIA AG Lanud Supadio Ny. Reka Budiarsa beserta pengurus, para pengurus Yasarini Cabang Lanud Supadio, segenap anggota PIA AG Lanud Supadio dan perwakilan Guru TK Angkasa.

Ketua PIA AG Lanud Supadio Ny. Imelda Palito Sitorus mengatakan pertemuan ini dalam rangka arisan gabungan, kegiatan ini merupakan pembinaan PIA Ardhya Garini dalam memupuk dan mempererat tali silaturahmi segenap ibu-ibu anggota PIA di jajaran Lanud Supadio.

“Pertemuan ini mempunyai  makna yang positif, untuk itu hendaknya ibu-ibu dapat mengambil pelajaran untuk menambah pengetahuan serta berbagi pengalaman dalam berorganisasi.  Dan dalam pertemuan kali ini akan disosialisasikan PPDB TK Angkasa dan pembuatan susu almond,” jelas Ketua PIA AG Lanud Supadio.  

Pada kesempatan ini, Ny. Imelda Palito Sitorus menyampaikan arahan dari Ketua Umum PIA Ardhya Garini Pusat Ibu Ayu Yuyu Sutisna untuk dipedomani dan dilaksanakan antara lain, pertama saat menggunakan pakaian seragam kerja, memakai jam tangan tali hitam, satu buah cincin sederhana dan yang tidak menggunakan kerudung bisa memakai subang/anting mutiara kecil berwarna putih.  Kedua, saat menggunakan pakaian seragam kerja boleh menggunakan kacamata hitam saat diluar ruangan.

Sedangkan yang ketiga untuk pemakaian lencana, apabila undangan dinas/mendampingi suami dan menghadiri undangan dari unsur lain menggunakan lencana PIA AG, sedangkan  apabila menghadiri undangan dari Dharma Pertiwi bisa menggunakan lencana Dharma.

“Arahan yang keempat untuk pemakaian name tage pada pakaian seragam kerja PIA AG agar tetap mematuhi ketentuan yang sudah ada dan kelima terus meningkatkan kerja sama dengan ladarsa dalam memanfaatkan lahan kosong, apabila ada lahan kosong yang belum dimanfaatkan,” jelas Ny. Imelda Palito Sitorus.

Adapun arahan yang keenam adalah tetap waspada dan memberikan perhatian lebih terhadap masalah radikalisme yang dapat merusak ideologi pancasila khususnya dalam lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar.

“Sebagai anggota organisasi PIA Ardhya Garini tentunya kita wajib melaksanakan apa yang telah ditekankan dan diarahkan oleh Ibu Ketua Umum PIA Ardhya Garini Pusat,” pungkas nya.

Baca juga:  Ketum PIA AG : “Istri Perwira harus paham tugas dan tanggung jawab suami”

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel