Berita

Peresmian Perubahan Nama Lanud Ranai Menjadi Lanud Raden Sadjad

Dibaca: 2011 Oleh 03 Nov 2016Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 

Upacara peresmian perubahan nama Lanud Ranai menjadi Lanud Raden Sadjad disingkat Lanud RSA dilaksanakan di apron base ops, Kamis (3/11). Bertindak sebagai inspektur upacara Pangkoopsau I Marsda TNI Yuyu Sutisna SE.,MM. Pangkoopsau I dan rombongan menggunakan pesawat TNI AU Fokker 28/A-2802 setibanya di apron disambut oleh Komandan Lanud Raden Sadjad Kolonel Pnb Nurtantio Affan, SE.,MH beserta seluruh perwira staf.

Upacara berlangsung khidmat dengan tamu undangan Wakil Bupati Natuna Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti, MA, ketua DPRD Natuna, pejabat TNI dan Polri, tokoh masyarakat serta ahli waris Raden Sadjad yaitu Raden Sudjatko dan Raden Suyatno. Yang bertugas menjadi komandan upacara Kapten Pom Dedy Setya Wijaya Dansatpom Lanud RSA, dengan pasukan upacara terdiri dari Pama gabungan TNI, Kodim 0318, Kompi C, Lanal Ranai, Lanud RSA, Satrad 212, Polres, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Natuna.

Dalam amanatnya Pangkoopsau I mengatakan bahwa pergantian nama Lanud Ranai ini adalah berdasarkan surat keputusan Kepala Staf Angkatan Udara Nomor Kep/678/X/2016 tanggal 21 Oktober 2016 tentang perubahan nama Pangkalan TNI AU yang semula bernama Lanud Ranai diubah menjadi Lanud Raden Sadjad. Dengan latar belakang mengganti nama dengan tokoh pejuang dan tokoh perintis TNI AU adalah wujud penghormatan atas jasa-jasa dan pengabdian para tokoh yang telah berjasa kepada bangsa dan negara, khususnya dalam perjuangan dan pengabdian kepada TNI AU, kata Pangkoopsau I.

Baca juga:  19 Orang Personel Kosekhanudnas IV dan Satrad Jajaran Mendapat Kenaikan Pangkat

Lebih lanjut Pangkoopsau I mengatakan bahwa Raden Sadjad adalah tokoh perintis Angkatan Udara, yang memimpin pelaksanaan pembangunan pangkalan udara pertama kali di pulau Natuna, bersama tujuh orang timnya pada tanggal 5 Mei 1955. Karena pulau Natuna merupakan salah satu pulau terluar dari NKRI, sehingga pimpinan Angkatan Udara saat itu memandang sangat penting untuk membangun sebuah pangkalan udara sebagai benteng pertahanan udara di wilayah barat Indonesia, kata Pangkoopsau I.

“Dengan demikian atas jasa dan pengabdian yang luar biasa dan melebihi panggilan tugasnya, maka sangatlah tepat nama Raden Sadjad kita abadikan menjadi nama Pangkalan TNI AU di Natuna ini, dengan harapan semoga dengan perubahan nama ini akan menjadi kebanggan bagi masyarakat sekaligus akan memacu peningkatan kinerja Lanud dalam kiprah pengabdiannya kepada bangsa dan negara, khususnya dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pangkalan operasi TNI Angkatan Udara, tandas Pangkoopsau I.

Setelah upacara selesai dilanjutkan acara tambahan yaitu pembacaan dan penandatangan pernyataan oleh ahli waris yang ditandatangai juga oleh pejabat daerah, Kadispers, Kakum dan Danlanud Raden Sadjad. Serta penandatangan prasasti serta pembukaan tirai pada tugu selamat datang di Pangakalan TNI AU Raden Sadjad oleh Pangkoopsau I yang disaksikan wakil Bupati, ahli waris Raden Sadjad dan tamu undangan lainnya.

Baca juga:  Personel Lanud Sjamsudin Noor Pemegang Senjata Api Jalani Tes Psikologi

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel