Berita

Peringatan Hari Bakti Ke-70 TNI AU di Lanud Supadio

Dibaca: 10 Oleh 01 Agu 2017Tidak ada komentar
TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Segenap prajurit dijajaran Lanud Supadio melaksanakan upacara militer dalam rangka memperingati Hari Bakti Ke-70 TNI Angkatan Udara di main Apron Lanud Supadio, Sabtu (29/7). Komandan Pangkalan TNI AU Supadio Marsma TNI Minggit Tribowo, S.IP selaku Inspektur Upacara (Irup) membacakan sambutan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP dan selaku Komandan Upacara (Danup) Kepala Hukum (Kakum) Mayor Sus T. Hadi Prayitno, SH.

Dalam sambutannya Kasau mengatakan mencermati peristiwa 29 Juli 1947 yang menjadi dasar peringatan Hari Bakti maka ada dua peristiwa penting yaitu jiwa patriotisme dengan menorehkan tinta emas perjuangan TNI AU kepada bangsa dan negara Indonesia melalui keberhasilan dari serangan operasi udara pertama serta peristiwa kedua yaitu duka cita yang mendalam karena gugurnya putra-putra terbaik bangsa dalam misi kemanusiaan.

“Dari peristiwa tersebut, banyak nilai nilai kepahlawanan yang tidak pernah lekang oleh waktu, diantaranya semangat pengabdian yang tulus, rela berkorban untuk negara dan bangsa serta tidak mudah menyerah yang telah ditunjukan oleh para pelopor dan perintis TNI AU menjadikan bukti nyata dari jiwa ksatria, militan dan loyal kepada ibu pertiwi,” kata Kasau.

Baca juga:  Pengendalian dan Pengawasan ( Dalwas ) Bangfas Kunjungi Lanud Maimun Saleh.

Peristiwa tersebut sudah 70 tahun berlalu namun sikap keteladanan yang telah ditunjukan oleh para pahlawan kusuma bangsa hendaknya terus tumbuh subur, sekaligus dapat dijadikan sebagai motivasi untuk selalu memberikan yang terbaik dalam setiap pelaksanaan tugas baktinya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui TNI Angkatan Udara. “Dan sekarang kita diberikan amanah untuk menjalankan tugas sebagai penjaga dirgantara, dharma bakti apa yang bisa kita berikan kepada negara dan bangsa”, tambah Kasau

Pada kesempatan ini Kasau juga mengatakan harus kita sadari medan perjuangan dan pengabdian telah berubah, demikian juga dengan tantangan tugas yang harus dihadapi akan semakin berat dan kompleks. Sementara itu keterbatasan diberbagai bidangpun masih akan terus kita hadapi. Kondisi ini mengharuskan kita untuk melakukan inovatif, berfikir rasional dan bersinergi satu dengan yang lainnya agar mampu mencari solusi terbaik disetiap hambatan yang dihadapi.

“Saat ini dan kedepannya, kami akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk membangun TNI AU yang modern dan profesional, Namun kami sadar bahwa apa yang kami lakukan masih jauh dari sempurna. Di sana sini masih banyak kekurangan dan kelemahan. Oleh karena itu masukan untuk kemajuan dan kerjasama guna perbaikan TNI AU yang kita cintai dan banggakan sebagai ladang pengabdian masih kami harapkan”, pungkas Kasau.

Baca juga:  Warga Koopsau II Peringati Nuzulul Qur'an dan Buka Puasa Bersama.

Upacara yang berlangsung khidmat diikuti seluruh satuan kerja di jajaran Lanud Supadio diantaranya Skadron Udara 1, Skadron Udara 51, Batalyon 465 Paskhas, Denhanud 473 Paskhas, Aparat Sipil Negara (ASN), ibu-ibu PIA Ardhya Garini Cabang 19/D.I, anggota PPAU Cabang 40 Pontianak dan para Ketua Rukun Tetangga (RT) yang bermukim di sekitar Lanud.

 

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel