Berita

Peringatan Hari Guru Nasional Di SMK Angkasa 1 Lanud Halim Perdanakusuma

Dibaca: 10 Oleh 28 Nov 2016Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

“Guru memiliki peran yang amat mulia dan amat strategis. Berbanggalah menjadi seorang guru. Sebab di tangan para Guru, Pamong, dan Tenaga Kependidikan, masa depan bangsa kita menjadi taruhan. Melalui anak-anak peserta didik di sekolah, di sanggar-sanggar belajar, kita akan menentukan masa depan bangsa. Tidak ada sosok sukses yang tidak melewati sentuhan seorang guru. Kita bisa berdiri tegak saat ini juga karena pernah ditempa oleh para guru, “ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Prof. Dr Muhadjir Effendy, MAP.

Demikian penggalan sambutan Mendikbud RI Prof. Dr Muhadjir Effendy, MAP. yang dibacakan Kepala Sekolah SMK Angkasa 1 Lanud Halim Perdanakusuma Mayor Sus Sumardjo, S,H.,MH.,M.M., di halaman Sekolah SMK Angkasa 1 Lanud Halim Perdanakusuma, Jumat (25/11). Bertindak selaku petugas upacara adalah para guru-guru SMK Angkasa 1 Lanud Halim Perdanakusuma, dengan susunan upacara antara lain meliputi pengibaran Bendera Merah Putih, Pembacaan Teks Pancasila, Pembacaan Teks Pembukaan Undang-undang Dasar 1945. Upacara serupa dilaksanakan di seluruh tingkat sekolah (SD-SMA dan SMK) Angkasa yang ada di Lanud Halim Perdanakusuma. Selain sekolah-sekolah Angkasa yang berada di bawah Yayasan Ardhya Garini (Yasarini) terdapat pula sekolah SD negeri dan Sekolah Menengah Negeri lainnya di Lanud Halim Perdanakusuma seperti SMPN 80, 214, 218, MTSN 14 Jakarta, SMAN 42, 67 serta berbagai SD Negeri Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Baca juga:  Upacara Bendera 17-an Bulan September 2016 di Lanud Sjamsudin Noor

“Sejak ditetapkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005, tentang Guru dan Dosen, maka secara resmi guru dinyatakan sebagai pekerja profesional. Namun demikian bukan berarti sebelum itu para guru bekerja secara tidak profesional. Harus diakui bahwa hingga kini profesionalisme guru di Indonesia masih belum memenuhi harapan. Masih diperlukan upaya-upaya yang lebih keras agar pekerjaan guru di Negara kita betul-betul sebagai pekerjaan profesional di masa yang akan datang”, tambah Mendikbud.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel