Berita

Peringatan Hari Pahlawan ke-65 Senantiasa di Jadikan Momentum

Dibaca: 3 Oleh 11 Nov 2010Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 

Peringatan hari pahlawan ke-65 pada hakekatnya merupakan ungkapan rasa syukur, wujud penghormatan kita kepada para pahlawan kusuma bangsa, khususnya yang berjuang pada tanggal 10 November 1945, telah menorehkan contoh dan teladan kepada kita, karena telah memberikan pengorbanan yang luar bisa, melebihi dari yang seharusnya diberikan.

 

Demikian amanat Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, S.E yang dibacakan oleh Irkorpaskhasau Kolonel Tek Dani Harsono selaku inspektur upacara, pada upacara peringatan Hari Pahlawan yang ke-65, yang dilaksanakan di lapangan upacara Makokorpaskhasau, Lanud Sulaiman, Bandung, Rabu (10/11).

 

Bagi TNI, setiap peringatan hari bersejarah khususnya hari pahlawan, senantiasa dijadikan sebagai momentum untuk melakukan instrospeksi, apakah perjuangan bangsa ini masih ”segaris” dengan perjuangan para pahlawannya, juga harus kita maknai sebagai momentum untuk melakukan ”refleksi historis”, dalam rangka memetik hikmah dan pelajaran dari setiap episode perjuangan nasional, untuk ditransformasikan secara nyata dalam pelaksanaan tugas TNI sehari-hari untuk mempersegar semangat, tekad dan ”Prasetia” kita untuk mewarisi nilai dan melanjutkan perjuangan nasional.

Baca juga:  Ketua PIA AG Cabang 12/D.I Lanud Roesmin Nurjadin Berikan Vit A Pada Balita

 

Ada beberapa atensi dan harapan dari amanat yang disampaikan oleh Panglima TNI, yang pertama, perkokoh ”soliditas dan solidaritas” TNI sebagai fondasi bagi semakin kokohnya kemanunggalan TNI-Rakyat, dalam rangka semakin kokoh dan lestarinya ”NKRI”. Kedua, meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan satuan terhadap perkembangan yang terjadi, agar tidak terdadak oleh perubahan situasi sehingga stabilitas nasional yang mantap dan dinamis. Ketiga, pelihara dan tingkatkan disipin, dedikasi dan loyalitas yang tinggi, guna menghadirkan karya, kinerja dan prestasi. Keempat, tingkatkan kerjasama lintas sektoral di daerah penugasan masing-masing, agar berbagai persoalan yang ada dapat diselesaikan dengan cepat. Kelima, pupuk terus rasa kesetiakawanan sosial antara sesama umat manusia untuk meningkatkan kepedulian dan kebersamaan dalam mengatasi permasalahan bangsa.

 

Hal ini merupakan bukti nyata bahwa TNI lahir, tumbuh dan berjuang untuk rakyat, karena pada hakekatnya penderitaan sekecil apapun yang dirasakan oleh rakyat adalah keprihatinan kita bersama dan kita wajib untuk membantu dengan semua daya dan upaya yang telah dimiliki.

Baca juga:  Pangkosekhanudnas IV Resmikan Renovasi Mako Satrad 242

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel