Berita

Peringatan HUT ke 65 Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan Tahun 2014 di Kalimantan Selatan

Dibaca: 4 Oleh 20 Mei 2014Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Pemerintah Propinsi Kalimantan Selatan Memperingati HUT ke 65 Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan Tahun 2014, upacara diperingati secara hikmat dan sederhana dalam prosesi upacara yang berlangsung di kantor Gubernur Kalimantan Selatan Banjarmasin, Mapolresta Banjarmasin, Taman Makam Pahlawan Bumi Kencana Landasan Ulin Banjarbaru dan di Makam Pahlawan Nasional Brigjen TNI (Purn) H. Hassan Basry Liang Anggang Banjarbaru, Senin (19/5). 

Personel Lanud Sjamsudin Noor dilibatkan untuk mengikuti upacara peringatan tersebut dengan menurunkan Satu SST Pasukan Upacara di Kantor Gubernur Kalimantan Selatan Banjarmasin dan Satu SST Pasukan Upacara di Mapolresta Banjarmasin. 

Dalam rangkaian kegiatan, pada sesi upacara di Makam Pahlawan Nasional Brigjen TNI (Purn) H. Hassan Basry, tampil sebagai inspektur upacara Komandan Lanud Sjamsudin Noor Letkol Pnb Esron S.B. Sinaga, S.Sos., M.A. Upacara tersebut diikuti oleh Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H. Rudy Resnawan, Komandan Korem 101/Ant Kolonel Inf Suharjono, S.IP., Kapolres Banjarmasin, Pjs. Palaksa Lanal Banjarmasin, para Muspida Tingkat I dan Tingkat II Kalimantan Selatan, para pejabat unsur TNI/Polri, PNS, Satpol PP dan segenap elemen masyarakat serta beberapa mantan pejuang yang tergabung dalam LVRI (Legiun Veteran Republik Indonesia). 

Baca juga:  Kodiklatau Laksanakan Semangat Berolahraga

Di sela-sela tabur bunga yang dilaksanakan di Makam Pahlawan Nasional Brigjen TNI (Purn) H. Hassan Basry, Danlanud SAM mengatakan bahwa makna peringatan Proklamasi 17 Mei 1945 merupakan pernyataan sejarah yang menunjukkan kegigihan, perjuangan dan komitmen untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia, sedangkan Harkitnas merupakan titik awal kebangkitan bangsa kita untuk bersatu melawan penjajah dan penindasan. Dengan peringatan ini setidaknya mengingat perjuangan pendahulu untuk membangun kesadaran bersama, meningkatkan persatuan dan kesatuan sebagai modal utama untuk melangsungkan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang beragam suku, agama, budaya dan kemajemukan lainnya, sehingga diharapkan tidak mencerai beraikan bangsa. 

Disamping itu dijelaskan pula bahwa tantangan yang dihadapi masa kini, tampaknya lebih kompleks dari masa lalu, dan oleh sebab itu untuk menjadi daerah dan bangsa yang berhasil perlu menjaga dan memperkuat kemandirian, dengan sumber daya yang dimiliki, baik SDA, SDM, infrastruktur, teknologi dan potensi yang ada lainnya. 

Maka untuk kedepan Danlanud SAM mengharapkan kepada seluruh warga masyarakat harus mampu memaksimalkan kemampuan dan potensi yang dimiliki agar menjadi daerah yang unggul dan maju, produktif, inovatif, menguasai iptek, cerdas, berani menghadapi perubahan, dengan upaya memberantas kemiskinan, mengurangi pengangguran, dan senantiasa memelihara stabilitas, ketertiban dan keamanan yang kondusif.

Baca juga:  Pia AG Cab.10/D.II Lanud Dhomber Gelar Lomba Dirigen, Memasak Serta Lomba Merangkai Bunga dalam Rangka HUT ke-63 Pia AG Tahun 2019

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel