Berita

PERINGATAN HUT KE-67 TNI DI LANUD ATANG SENDJAJA

Dibaca: 4 Oleh 05 Okt 2012Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Hari Ulang Tahun Ke-67 TNI hari ini Jumat, (5/10) dilaksanakan di Lanud Atang Sendjaja diperingati dengan Upacara Militer di Apron Home of Chooper, bertindak selaku Irup Komandan Lanud Atang Sendjaja Marsekal Pertama TNI Eko Supriyanto, peserta upacara gabungan TNI Angkatan Darat, Laut, Udara dan Polri terdiri dari Perwira, Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil dari berbagai satuan TNI/POLRI Se-Bogor Raya. 

Acara tersebut dihadiri Bupati Kabupaten Bogor, Walikota Bogor dan para pejabat Muspida, Purnawirawan TNI, para pelajar serta masyarakat Bogor.

Satu bulan terakhir satuan jajaran TNI Se-Bogor Raya turut antusias menyambut Hari Ulang Tahunnya yang ke- 67 dengan menggelar berbagai kegiatan perlombaan kebersihan lingkungan dan kegiatan sosial yang dapat dirasakan oleh masyarakat, seperti kegiatan bakti kesehatan (gratis), operasi katarak, donor darah dan bakti kebersihan lingkungan telah dilaksanakan di berbagai fasilitas umum yang dapat dinikmati oleh masyarakat luas seperti kebersihan pasar dan fasilitas umum lainnya. Kegiatan ini melibatkan berbagai institusi pemerintahan dan masyarakat setempat.

Baca juga:  Gubernur Jawa Barat Tinjau Venue Aeromodelling Pon XIX 2016 di Lanud Sulaiman

Peringatan HUT TNI ke 67 di Lanud Atang Sendjaja dengan Tema “Dilandasi profesionalisme, semangat juang dan soliditas TNI bersama segenap komponen bangsa siap menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI” dengan tema tersebut TNI sebagai garda terdepan dan benteng terakhir bangsa dan negara dan seluruh komponen bangsa serta dengan spirit nasionalisme, patriotisme dan heroisme perjuangan yang telah mengantarkan bangsa ini pada gerbang kemerdekaan.

Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E. dalam sambutannya yang dibacakan oleh Komandan Lanud Atang Sendjaja Marsekal Pertama TNI Eko Supriyanto, menyampaikan selamat ulang tahun dan Dirgahayu TNI ke 67 kepada seluruh prajurit dan PNS beserta keluarga dimanapun saat ini kalian berada dan bertugas, Panglimamu bangga kepada kalian semua.

“Sejarah telah mencatat bahwa TNI lahir dari “Rahim perjuangan” bangsa Indonesia, kemudian tumbuh dan berkembang melanjutkan pengabdian pada ibu pertiwi, selalu bersama-sama dan manunggal dengan rakyat.

TNI telah begitu banyak berkorban mulai dari harta benda, keringat dan air mata serta tetesan darah, bahkan jiwa raga dari pendahulu telah mereka korbankan segala-galanya semuanya itu tidak sia-sia demi ke jayaan serta keharuman nama bangsa dan Negara”.

Baca juga:  Fogging Di Kawasan Markas Kosekhanudnas II

Dihari ulang tahunnya yang ke 67 ini dikaikan dengan perkembangan lingkungan, TNI akan menghadapi delapan kelompok ancaman keamanan yang bersifat faktual yaitu keamanan selat Malaka, pelanggaran wilayah perbatasan dan pulau-pulau kecil terdepan, bencana alam, kegiatan-kegiatan illegal, komplek horizontal dan kelangkaan energy.

Untuk menghadapi ancaman tersebut katanya prajurit harus benar-benar memiliki jati diri yang Believe system yakni sestem kepercayaan dan nilai yang membudaya bagi diri setiap prajurit dan institusi TNI. Sehingga menjadi tentara nasional, tentara rakyat, tentara pejuang dan tentara professional yang solid, modern, berwawasan kebangsaan, dicintai dan mencintai rakyat. “Harap Panglima” (Pen Lanud Ats).

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel