Berita

Peringatan HUT TNI Ke-69 Di Lanud Husein Sastranegara

Dibaca: 7 Oleh 07 Okt 2014Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Jika Puncak Peringatan Hari Tentara Nasional Indonesia ke-69 berpusat di Komando Armada Timur TNI Angkatan Laut – Dermaga Ujung, Surabaya. Jajaran TNI AU Wilayah Kota Bandung (Bakorda AU Bandung) juga turut melaksanakan pelaksanaan Upacara Peringatan HUT TNI Ke-69 di Lapangan Apel Mako Lanud Husein Sastranegara, (07/10).

Upacara yang dihadiri oleh Jajaran Personel dari Koharmatau, Dislitbangau, Lanud Husein Sastranegara, Depohar 10, Lafiau, Wingdiktekkal, RSAU dr. Salamun di pimpin langsung oleh Komandan Koharmatau Marsda TNI Sumarno sebagai Inspektur Upacara.

Dalam amanat tertulisnya Panglima TNI, Jenderal TNI Dr. Moeldoko mengatakan bahwa TNI akan memaknai filsafat dan hakikat hari jadinya yang ke 69 dengan merefleksikan dan mengevaluasi diri untuk meningkatkan kualitas perannya sebagai komponen bangsa, serta tugasnya sebagai unsur Keamanan dan Pertahanan Negara yang implementasinya ditunjukan dengan ketaatan dan kebaikan bagi kepentingan masyarakat, Bangsa dan Negara. Tema yang diusung pada peringatan kali ini “PATRIOT SEJATI, PROFESIONAL, DAN DICINTAI RAKYAT “. Berangkat dari tema tersebut TNI ingin menunjukan bahwa TNI masih berada pada hakekat dirinya sebagai prajurit pejuang dan prajurit yang Cinta Negara, Cinta Bangsa, Cinta Rakyat dan Cinta Kehidupan yang makna kepatriotanya ditujukan untuk mengawal demokrasi dan menjaga kedaulatan serta keutuhan NKRI secara profesional, menuju Indonesia yang aman dan sejahtera. Adapun profesionalisme TNI merupakan salah satu subtansi visi TNI dalam pembangunan dan pengembangan kapasitas TNI sebagaimana yang diamanatkan dalam undang-undang dalam rangka menjamin keberlangsungan pelaksanaan pembangunan Nasional. Makna TNI sebagai patriot dapat menjadikan kebanggaan dan membangkitkan kecintaan rakyat kepada TNI serta memberikan kepercayaan atas kekuatan sendiri bangsa Indonesia dalam melanjutkan Pembangunan Nasional. Setiap prajurit TNI dan PNS TNI dituntut mengedepankan tugas dan kepentingan masyarakat diatas kepentingan pribadi. Sekecil apapun sikap dan tindakan primitif akan mengganggu bahkan merusak jati diri TNI, sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional untuk itu Prajurit dan PNS TNI bertekad akan menigkatkan kinerja dan kualitas pengabdian dimasa-masa yang akan datang.

Baca juga:  RAPAT ANGGOTA TAHUNAN (RAT) PRIMKOPAU LANUD REMBIGA

Diakhir amanat Panglima TNI mengintruksikan beberapa hal yang harus dipedomani oleh seluruh prajurit dan PNS TNI agar setiap prajurit dan PNS selalu memantapkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral dan etika dalam pelaksaan tugas, kehidupan prajurit, kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Tempatkan tugas diatas segala-galanya karena tugas adalah kehormatan, harga diri dan kebanggaan. Kobarkan terus semangat pantang menyerah, rela berkorban, keunggulan moral serta senantiasa bersama dan bersatu dengan rakyat dalam setiap pelaksaan tugas. Junjung tinggi nilai dan semangat kebangsaan demi tetap kokohnya persatuan dan kesatuan bangsa, serta tetap tegaknya kedaulantan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Tingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dengan mencermati serta mengantisipasi perkembangan situasi secara terus-menerus terhadap adanya upaya menggangu kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI. Pegang teguh disiplin prajurit, Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI, taati hukum dan hormati hak asasi manusia. Bina soliditas satuan, tegakkan rantai komando dan mantapkan kesatuan komando disetiap strata kepemimpinan sehingga terwujud loyalitas tegak lurus yang jelas dan tegas. Mantapkan kepemimpinan lapangan, budayakan belajar dan berlatih dengan sungguh-sungguh, benar dan baik guna tercapainya profesionalisme keprajuritan yang diharapkan guna mendukung tugas pokok.

Baca juga:  LANUD HUSEIN IKUTI APEL GELAR PASUKAN

Turut hadir pula dalam upacara tersebut. Wadankoharmatau, Marsma TNI Tanto Suryanto , Kadislitbangau Marsma TNI Amirudin Akhmad, Komandan Lanud Husein S, Kolonel Pnb I Nyoman Trisantosa, S.IP, M.Tr (Han), Komandan Depohar 10 Kolonel Tek Asmawie P, Karumkit RSAU dr. Salamun, Kalafiau, Para Komandan Sathar serta Para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS di lingkungan Bakorda AU Bandung.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel