Berita

Peringatan Idul Qurban 2017 di Makohanudnas

Dibaca: 1 Oleh 04 Sep 2017Tidak ada komentar
TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas) Marsda TNI Yuyu Sutisna S.E,M.M., beserta nyonya Ayu Yuyu Sutisna, pejabat, anggota serta masyarakat muslimin dan muslimah sekitar komplek skadron Lanud Halim Perdanakusuma melaksanakan sholat Ied bersama di Masjid Baitulrahman, Markas Kohanudnas Jakarta pada peringatan Hari Raya Idul Adha 2017, Jumat (1/9). Sholat Ied dilaksanakan dalam dua rakaat dengan imam dan khotib Drs H. Abdul Kohar dari Dinas Pembinaan Mental TNI AD (Disbintalad).

Dalam laporannya Ketua Panitia Mayor Lek Jadi Pristiwanto menyatakan terdapat 5 ekor sapi dan 31 ekor kambing dari warga yang berkurban di Masjid Baitulrahman. Rencananya daging akan dikemas dalam 850 kantong untuk dibagikan kepada warga yang berhak. Sedangkan Pangkohanudnas Marsda TNI Yuyu Sutisna S.E.,M.M., dalam sambutannya menyampaikan melalui peringatan Idul Adha diharapkan prajurit TNI, Aparatur Sipil Negara dan keluarga besarnya dapat mewujudkan semangat berkorban, solidaritas sosial, dan kepedulian sosial dalam lingkunganya serta dengan berbagai elemen bangsa lainnya secara nyata guna terciptanya hubungan yang harmonis, sehingga dimanapun berada kedamaian dan keamanan yang didapatkan.

Baca juga:  Personel Makoopsau I Laksanakan Binsik Lari Siang

Drs H. Abdul Kohar, selaku khotib menyampaikan Hari Raya Idul Adha senantiasa berkaitan dengan ibadah haji dan qurban. “Ibadah haji merupakan pengabadian perjuangan sejarah Nabi Ibrahim Alaihi Salam dalam hidupnya, dan qurban adalah sarana membangun keshalehan sosial. Qurban tetap aktual hingga akhir zaman guna membina iman, taqwa dan amalan manusia agar sesuai dengan ajaran agama”, ujarnya. Ditambahkan terdapat empat nilai qurban pertama ujian, ujian merupakan bagian dari hidup yang harus dilalui manusia untuk mengangkat derajatnya, kedua mempertebal keimanan dan keyakinan, melalui pengorbanan dan keimanan setiap muslim akan tetap tegar menghadapi berbagai gelombang perubahan zaman, ketiga penghargaan terhadap harkat dan martabat kemanusiaan. Manusia tidak boleh ditumpahkan darahnya. Tiap-tiap manusia adalah makhluk yang dimuliakan Allah. Keempat, cita-cita perlu pengorbanan untuk mencapainya.

Usai sholat Ied bertempat di halaman belakang Masjid Baitulrohman diadakan penyembelihan hewan kurban. Sebelum penyembelihan dimulai, Pangkohanudnas menyerahkan seekor sapi kepada Ketua Panitia Mayor Lek Jadi Pristiwanti. Seluruh hewan yang ada disembelih, kemudian dagingnya dibagikan kepada warga, setelah selesai dikemas panitia.

Baca juga:  PEMBERIAN VITAMIN A DI LANUD ISWAHJUDI

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel