Berita

PERINGATAN ISRA’ MI’RAJ 1434 H DI LANUD ABD SALEH

Dibaca: 6 Oleh 19 Jun 2013Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Setiap kali peristiwa Isra’ Mi’raj diperingati, kita terasa disegarkan kembali untuk memetik hikmah dan pelajaran dari peristiwa besar tersebut. Salah satu hikmah yang dapat di petik adalah tentang perintah melaksanakan sholat sebagai rukun Islam kedua, demikian jelas Komandan Lanud Abd Saleh Marsma TNI Gutomo, S. IP. dalam sambutannya pada acara peringatan Isra’ Mi’raj yang dihadiri seluruh anggota Lanud Abd beserta Insub bertempat di Masjid Baiturrachman Lanud Abd Saleh (19/6).

Rukun Islam kedua tersebut mengandung nilai-nilai kesetiaan, ketaatan dan kepatuhan kita sebagai umat Islam kepada Allah SWT. nilai-nilai tersebut akan memberikan pengaruh positif terhadap setiap orang, termasuk bagi kita sebagai seorang prajurit yang harus bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, lanjut Komandan. Kesetiaan, ketaatan dan kepatuhan serta kebiasaan hidup yang demikian itu merupakan salah satu faktor utama yang melandasi moral, motivasi dan semangat pengabdian prajurit Sapta Marga atas segala tugas Negara yang dibebankan kepada kita.

Jika hal tersebut telah melekat pada setiap pribadi prajurit yang beragama Islam, Insya Allah akan terbentuk sikap prajurit yang senantiasa sadar, bahwa apa pun tugas yang dilaksanakan pada hakekadnya adalah suatu ibadah, tambah Komandan. Dengan demikian maka peringatan Isra’ M’raj ini sekaligus merupakan salah satu wahana untuk mengevaluasi dan mengintrospeksi kadar keimanan, ketaqwaan dan kualitas pengabdian kita sebagai prajurit.

Baca juga:  Pangkosekhanudnas III Tanam Puluhan Bibit Pohon Durian

Sementara penceramah Bapak Drs. H. Anas Fauzi menjelaskan tentang hakekad dari peringatan Isra’ Mi’raj. Dijelaskan bahwa perintah melaksanakan sholat lima waktu bagi umat muslim wajib dilakukan dan didalam melaksanakan sholat ada aturan yang harus diikuti sehingga sholat kita dapat diterima Allah. Ada beberapa hal yang membuat ibadah sholat kita tidak diterima, jelas Anas. Diantaranya didalam sholat kita wajib membaca surat Alfatehah, kemudian terbukanya aurat baik aurat laki-laki maupun perempuan. Tertidur juga dapat membatalkan sholat karena sama dengan hilang ingatan. Ingin dipuji atau pamer kalau kita melakukan sholat juga termasuk yang membatalkan sholat, karena sudah merubah niat kita untuk melaksanakan ibadah sholat termasuk berniat maksiat dan lain sebagainya. Oleh karena itu, seharusnya sholat dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan benar agar apa yang dilakukan tidak sia-sia dan mendapat pahala.

Peringatan Isra’ Mi’raj dihadiri para pejabat Lanud Abd Saleh dan anggota Lanud Abd beserta Insub.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel