TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

Peringatan Isra Mi’raj 1439 H di Lanud Sulaiman

By 18 Apr 2018 Berita
DXS_0058

TNI-AU. “Salah satu hikmah yang dapat kita petik dari peringatan Isra Mi’raj adalah tentang ibadah shalat yang di dalamnya mengandung nilai-nilai kesetiaan, ketaatan, dan kepatuhan kita sebagai umat Islam kepada Allah Subhanahu Wata’ala”.

Demikian sambutan Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Tyas Nur Adi. dalam acara

peringatan Isra Mi’raj yang diselenggarakan oleh Lanud Sulaiman, Depohar 40 dan Depohar 70 serta PIA AG Cabang II/G.II Lanud Sulaiman,bertempat di Gedung Balai Prajurit Cendrawasih Bandung, Rabu (18/4).

Lebih lanjut Komandan Lanud Sulaiman mengajak kepada seluruh prajurit, PNS dan keluarga besar untuk selalu meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan yang tercermin dalam pola ucap, sikap, dan prilaku sehari-hari, terutama bila dihadapkan dengan tuntutan kehidupan prajurit yang senantiasa menuntut ketaatan, kedisiplinan,  dan profesional dalam setiap pelaksanaan tugas.

Danlanud pun berharap agar acara ini dapat sebagai salah satu cara mengevaluasi dan memperbaiki diri guna meningkatkan kualitas keimanan, serta kualitas kerja, yang uraian hikmahnya disampaikan oleh Drs. K.H. Endang Kusmana Abdurahman. Hal tersebut sesuai dengan tema “Jadikan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad S.A.W, 1439 H/2018 M Sebagai Sarana Pemantapan Iman dan Taqwa Prajurit Dan PNS TNI Yang Berjiwa Ksatria, Militan, Loyal, Profesional, Modern Dan Manunggal Dengan Rakyat”.

 Dalam ceramahnya Drs.KH.Endang Kusmana menyampaikan, Dalam ilmu logika perjalanan Isra Mi’raj  adalah termasuk supra rasional karena pembuatnya adalah Yang Tanpa Batas (Allah SWT), dan satu-satunya hasil Isra Mi’raj adalah Asshalah (perintah shalat). Shalat adalah amal ibadah yang pertama kali akan ditanyakan setelah seseorang menghadap Sang Pencipta. Bila shalatnya diterima, maka seluruh ibadahnya akan diterima.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Peringatan Isra Mi’raj 1439 H di Lanud Sulaiman