Berita

Peringatan Isra Mi’raj Di Masjid Al-Muminun Lanud Husein

Dibaca: 5 Oleh 27 Mei 2015Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 

Masjid Al-Muminun Komplek Lanud Husein. S, Rabu (27/05) dipadati umat muslim warga Keluarga Besar Lanud Husein baik militer maupun pegawai negeri sipil serta ibu-ibu Pia Cabang 4/D. I Lanud Husein untuk memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1436 H dengan penceramah KH. Baihaki.

Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1436 H yang dilaksanakan secara sederhana dan khidmat itu diawali dengan acara Shalat Dhuha berjamaah yang dilanjutkan dengan iringan Seni Qasidah yang dimainkan oleh ibu-ibu Pia Cabang 4/D. I Lanud Husein.

Mengawali acara tersebut Komandan Lanud Husein S, Kolonel Pnb Ardhi Tjahjoko mengatakan bahwa hendaklah kita sebagai umat muslim mampu meneladani perjalanan Nabi Muhammad sebagai Rasullah, lebih lanjut disampaikan agar seluruh prajurit dapat menjadikan peringatan Isra Mi’raj ini bukan hanya seremonial biasa saja melainkan betul-betul dapat diambil hikmah dan dilaksanakan selaku umat muslim.

Sementara ditempat yang sama dalam ceramahnya KH. Baihaki mengatakan bahwa bagaimana Allah SWT menciptakan alam semesta ini untuk umatnya, jadi Allah SWT menciptakan apa saja segala isinya yang ada di Alam semesta. Diketahui, ada dua alam yang tidak bisa di Ciptakan oleh manusia adalah alam qauliyah yang merupakan rangkaian-rangkaian dari firman Allah SWT yang tertuang dalam Al Quran, serta alam qauniyah yang merupakan alam semesta beserta bumi seisinya.

Baca juga:  Batalyon Komando 461 Paskhas Melaksanakan Rapid Test Covid-19

Disampaikan bahwa setiap manusia atau kita baiknya hendaknya selalu mengharapkan hidayah dan petunjuknya serta ridho Allah SWT, agar senantiasa manusia terjaga fitrahnya atau kesuciannya dengan mengamalkan Shalat lima waktu, karena pada hakekatnya shalat adalah sebagai tiang agama.

Sebagai Prajurit TNI, kata KH Baihaki, bila sudah melaksanakan tugas pokok dengan baik dan benar sesuai Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, itu sama halnya kita telah mengamalkan sunnah qauliyah dan qauniyah.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel