Berita

PERINGATAN ISRA MI’RAJ N. MUHAMMAD SAW DI LANUD SULAIMAN

Dibaca: 10 Oleh 14 Jun 2013Tidak ada komentar
indonesianf16pesawat0170 tniau
#TNIAU 

Peringatan Isra Mi’raj tahun 1434 H/ 2013 M di Lanud Sulaiman yang digelar di Masjid Al-Khabiir, Kamis (13/6), kali ini mengusung tema “Dengan hikmah peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad S.A.W., kita mantapkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral dan etika dalam pelaksanaan tugas.”

Dengan dilaksanakannya peringatan Isra Mi’raj ini, diharapkan dalam sanubari para prajurit akan tumbuh manifestasi kualitas kehidupan beragama yang tinggi. Salah satu hikmah yang dapat kita petik, adalah tentang ibadah shalat yang didalamnya mengandung nilai-nilai kesetiaan, ketaatan, dan kepatuhan kita sebagai umat Islam kepada Allah SWT. Ketiga nilai tersebut diharapkan dapat memberi pengaruh positif terhadap setiap pola tindak seorang prajurit yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Demikian sambutan Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Marsudiranto W., pada peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Al- Khabir Lanud Sulaiman yang dibacakan Kepala Dinas Logistik (Kadislog) Letkol Kal Iwan Setiawan, yang juga dihadiri para Komandan Skadik, para perwira, bintara, tamtama, dan PNS.

Baca juga:  SERTIJAB WAKIL KETUA PIA AG CABANG 2/D. II LANUD ISWAHJUDI

”Jika hal tersebut telah melekat pada setiap pribadi prajurit muslim, Insya Allah akan terbentuk sikap prajurit yang senantiasa sadar, bahwa apapun tugas yang dilaksanakan pada hakekatnya adalah ibadah”, kata Kadisops. Karena, ketiga nilai tersebut merupakan salah satu faktor utama yang melandasi moral, motivasi, dan semangat pengabdian prajurit sapta marga atas segala tugas negara yang dibebankan kepada kita.

Sementara itu, K.H. Budi Prayitno, yang dalam keseharian bertugas selaku Pembina Matra Umroh dan Haji menyampaikan bahwa peristiwa Isra Mi’raj adalah peristiwa dimana Nabi Muhammad SAW mendapat perintah sholat lima waktu dari Allah SWT dan kita kerjakan hingga saat ini. ”Nabi dipilih oleh Allah SWT karena beliau memiliki kepribadian yang luar biasa dan istimewa sehingga beliau disayang Allah SWT,” tuturnya.

Untuk itu, lanjut Ustadz, sebagai hamba Allah yang beriman kita harus meneladani sifat-sifat yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW., namun tentunya tidak mudah untuk menjadi hamba yang baik dan disayang Allah SWT. Beberapa sifat dari Rasulullah yang perlu diteladani antara lain berjalanlah dimuka bumi ini dengan penuh kesantunan dan tidak sombong, beribadahlah semata-mata hanya karena Allah SWT, serta hendaknya kita selalu menjaga tauhid Allah.

Baca juga:  PERINGATAN KE-64 HARI BAKTI TNI AU DI LANUD PEKANBARU

Wasiat Rasulullah yang dengan tegas disampaikan adalah menegakkan sholat, karena sholat merupakan wujud nyata kedisiplinan beribadah yang implementasinya dapat dilihat pada kehidupan sehari-hari. “Sebagai prajurit yang lekat dengan kepribadian disiplin tinggi, sholat merupakan ‘latihan’ yang sangat baik dalam melatih kedisplinan terhadap waktu”, tegas Ustadz. Dalam sholat, terutama sholat wajib, kita tidak bisa sembarangan melaksanakannya, ada waktu-waktu sholat yang telah ditentukan yang apabila kita lalai mengerjakannya tanpa sebab, maka lewatlah waktu sholat tersebut.

Selain para personel Lanud Sulaiman, hadir pada kesempatan tersebut para pengurus PIA Ardhya Garini Cabang 4/Gabungan II Lanud Sulaiman.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel