Berita

PERINGATAN ISRA MI’RAJ NABI MUHAMMAD SAW DI LANUD SULAIMAN

Dibaca: 8 Oleh 05 Jun 2014Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 

Peringatan Isra Mi’raj tahun 1435 H/2014 M di Lanud Sulaiman digelar di Masjid Al-Khabiir, Rabu (04/6), kali ini mengangkat tema “Jadikan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW., untuk Meningkatkan Kebersamaan dengan Rakyat dalam Rangka Menjaga Kedaulatan NKRI”.

Dengan dilaksanakannya peringatan Isra Mi’raj ini, diharapkan dalam sanubari para prajurit akan tumbuh manifestasi kualitas kehidupan beragama yang tinggi. Salah satu hikmah yang dapat kita petik, adalah tentang ibadah shalat yang didalamnya mengandung nilai-nilai kesetiaan, ketaatan, dan kepatuhan kita sebagai umat Islam kepada Allah SWT. Ketiga nilai tersebut diharapkan dapat memberi pengaruh positif terhadap setiap pola tindak seorang prajurit yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Demikian sambutan Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Djamaluddin, M.Si(Han)., pada peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1435 H di Masjid Al-Khabiir Lanud Sulaiman yang dihadiri para Komandan Skadik, para perwira, bintara, tamtama, dan PNS, para pengurus DKM serta para pengurus PIA Ardhya Garini Cabang 4/Gabungan II Lanud Sulaiman.

Baca juga:  Istri Unggah Fitnah di Medsos , Anggota Pomau Lanud Muljono Surabaya Dicopot

”Jika hal tersebut telah melekat pada setiap pribadi prajurit muslim, Insya Allah akan terbentuk sikap prajurit yang senantiasa sadar, bahwa apapun tugas yang dilaksanakan pada hakekatnya adalah ibadah”, kata Kadisops. Karena, ketiga nilai tersebut merupakan salah satu faktor utama yang melandasi moral, motivasi, dan semangat pengabdian prajurit sapta marga atas segala tugas negara yang dibebankan kepada kita.

Sementara itu, K.H. Drs. Abdul Hamid, M.Ag., yang dalam keseharian sebagai dosen Sunan Gunung Djati, Bandung menyampaikan bahwa peristiwa Isra Mi’raj adalah peristiwa pada diri Nabi Muhammad SAW ketika mendapat perintah sholat lima waktu dari Allah SWT dan kita kerjakan hingga saat ini. ”Nabi dipilih oleh Allah SWT karena beliau memiliki kepribadian yang luar biasa dan istimewa sehingga beliau disayang Allah SWT,” tuturnya.

Untuk itu, lanjut Ustadz, sebagai hamba Allah yang beriman kita harus meneladani sifat-sifat yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW., namun tentunya tidak mudah untuk menjadi hamba yang baik dan disayang Allah SWT. Beberapa sifat dari Rasulullah yang perlu diteladani antara lain berjalanlah dimuka bumi ini dengan penuh kesantunan dan tidak sombong, beribadahlah semata-mata hanya karena Allah SWT, serta hendaknya kita selalu menjaga tauhid Allah.

Baca juga:  PAUD PIA Ardhya Garini Lanud Adi gelar Kartinian

Wasiat Rasulullah yang dengan tegas disampaikan adalah menegakkan sholat, karena sholat merupakan wujud nyata kedisiplinan beribadah yang implementasinya dapat dilihat pada kehidupan sehari-hari. “Sebagai prajurit yang lekat dengan kepribadian disiplin tinggi, sholat merupakan ‘latihan’ yang sangat baik dalam melatih kedisplinan terhadap waktu”, tegas Ustadz. Dalam sholat, terutama sholat wajib, kita tidak bisa sembarangan melaksanakannya hendaklah tepat waktu, ada waktu-waktu sholat yang telah ditentukan yang apabila kita lalai mengerjakannya tanpa sebab, maka lewatlah waktu sholat tersebut.

Demikian juga dalam hidup berkeluarga, sebagai orang tua tentunya kita menginginkan anak-anak kita menjadi anak-anak yang sholeh atau sholehah, untuk itu kita harus bisa menjadi contoh dan panutan keluarga, baik dalam perkataan maupun perilaku sehari-hari, sebagai contoh mengajak anak anak kita untuk sholat berjamaah dengan tepat waktu.

Selain para personel Lanud Sulaiman, hadir pada kesempatan tersebut para pengurus PIA Ardhya Garini Cabang 4/Gabungan II Lanud Sulaiman.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel