Berita

Peringatan ke-63 Hari Bhakti TNI Angkatan Udara di Lanud S. Sukani

Dibaca: 5 Oleh 29 Jul 2010Tidak ada komentar
indonesianf16pesawat0170 tniau
#TNIAU 

Komandan lanud S. Sukani Mayor Psk Suwito selaku inspektur upacara pada Peringatan ke-63 Hari Bhakti TNI Angkatan Udara yang dilaksanakan di lapangan Mako Lanud S. Sukani, Kamis (29/7) yang diikuti seluruh anggota Lanud S. Sukani, Ibu-ibu PIA AG Cab.6 D.1 Lanud S. Sukani dan para purnawirawan TNI AU, sedangkan bertindak sebagai komandan upacara adalah Lettu Lek. Ruswendi.

 

Dalam sambutan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufaat yang dibacakan oleh Komandan Lanud S. Sukani Mayor Psk Suwito mengatakan Hari Bhakti Angkatan Udara yang diperingati setiap tahun ini, berawal dari adanya dua peristiwa penting yang terjadi pada tanggal 29 Juli 1947. Momentum bersejarah yang dilakukan oleh para pelopor dan pejuang Angkatan Udara saat itu, bukan saja menjadi peristiwa penting bagi TNI Angkatan Udara namun juga sebagai pemberi semangat bangsa pada umumnya.  Kedua peristiwa tersebut adalah :

 

Pertama, Munculnya heroisme para Kadet Penerbang Angkatan Udara yaitu Kadet Penerbang Mulyono, Sutarjo Sigit dan Suharmoko Harbani untuk mempertahankan Kemerdekaan Indonesia dari tangan penjajah, dengan melakukan serangan udara pada pagi hari di kubu pertahanan Belanda di Semarang, Ambarawa dan Salatiga. Serangan udara ini merupakan operasi udara yang terus dikembangkan oleh TNI Angkatan Udara.

 

Kedua, Gugurnya perintis dan pendahulu TNI Angkatan Udara yaitu Komodor Udara Agustinus Adisutjipto, Komodor Udara Prof. Dr. Abdulrachman Saleh dan Opsir Udara 1 Adi Soemarmo. Saat itu para pejuang tersebut sedang melakukan misi kemanusiaan membawa obat-obatan bantuan dari Palang Merah Malaya untuk Palang Merah Indonesia. Namun pesawat Dakota VT-CLA yang membawa bantuan tersebut jatuh ditembak pesawat tempur Kitty Hawk Belanda di Desa Ngoto Yogyakarta.

 

Semangat perjuangan dan kerelaan berkorban tanpa pamrih yang diwariskan para pendahulu dalam peristiwa bersejarah tersebut, senantiasa menjadi inspirasi dan semangat yang terpelihara di dada setiap prajurit TNI Angkatan Udara hingga saat ini. Sikap tersebut selanjutnya dijadikan nilai moral dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas pengabdianya kepada bangsa dan negara dalam situasi dan kondisi apapun.

 

Setelah upacara selesai dilanjutkan dengan pemberian bantuan oleh Ketua PIA AG Cab. 6 D.1 kepada anak-anak anggota Lanud S. Sukani Yang berprestasi di sekolahnya dan dilanjutkan anjangsan dengan memberikan sembako dan perlengkapan sekolah kepada Panti YTPA dan Panti Yatim Yauma di Kabupaten Majalengka.

Baca juga:  MoU Kerjasama Lanud El Tari Dengan Perum LPPNPI Cabang Pratama Kupang

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel