Berita

Peringatan ke-64 Tahun Hari Angkatan Udara di Makasar

Dibaca: 3 Oleh 22 Mei 2010Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 

Upacara parade memperingati Hari TNI Angkatan Udara ke-64 tahun 2010, di kota Makasar, Sulawesi Selatan, dilaksanakan dalam suasana sederhana, Jum’at (9/4). Sebanyak 568 prajurit TNI AU, dari beberapa satuan yang ada di Makasar seperti Makoopsau II, Lanud Sulan hasanudin, Makosek Hanudnas II dan Baalyon Paskhas 466 ikut ambil bagian dalam pasukan Parade.

 

Upacara dipimpin langsung oleh Panglima Komando Operasi TNI AU (Pangkoopsau) II Marsekal Pertama (Masma) TNI R. Agus Munandar. Sementara yang bertindak sebagai Komandan upacara adalah Letkol Psk Bambang Haryono. Lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1993 ini, sehari-harinya menjabat sebagai Komandan Batalyon Paskhas 466, Lanud Sultan Hasanudin.

 

Upacara yang juga dihadiri para Purnawiraan TNI AU yang ada di Makasar itu, diwarnai dengan pengucapan Sapta Marga serta penganugerahan tanda kehormatan Satyalencana Kesetiaan 24 tahun, 16 tahun dan 8 tahun kepada para prajurit TNI AU. Untuk kesetiaan 24 tahun diwakili oleh Kapten Tek Slamet (Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanudin), 16 tahun Serda Supono (Makoopsau II) dan 8 tahun kepada Praka Sarmadi (Lanud Sultan Hasanudin).

Baca juga:  DENTUMAN TNT MENGAWALI LATIHAN MANYAR TERAMPIL DI LANUD ATS

 

Dalam amanat tertulinya yang dibacakan Pangkoopsau II, Kasau Masekal TNI Imam Sufaat, S.Ip mengajak seluruh prajurit TNI AU untuk menyimak dan mencermati kembali kebijakan strtegis yang telah menjadi kesepakaan TNI AU tentang pembangunan postur TNI AU tahun 2010 sampai 2024 dan program mewujudkan kekuatan pokok minimum (minimum esencial force).

 

Menurut Kasau, kebijakan tersebut harus menjadi pedoman setiap satuan TNI AU dalam merencanakan dan melaksanakan setiap program satuannya. Dikatakan, pembangunan postur menuju kekuatan pokok minimum, merupakan jalan tengah kebijakan strategis pembangunan kekuatan maupun pembinaan matra udara yang diperhitungkan berdasarkan spektrum serta kemungkinan ancaman yang bakal terjadi.

 

”Kekuatan dan kemampuan pertahaan minimum kita harapkan dapat kita capai pada tahun 2019, dan kita berharap, TNI AU mampu laksanakan tugas sebagaimana diamanatkan UU. Dalam kondisi darurat, maka kekuatan dan kemampuan tersebut relatif cepat dikembangkan menjadi kekuatan ideal unuk meghadapi perang sebagai jalan terakhir yang harus kita tempuh demi tegaknya NKRI’ kata Kasau.

Baca juga:  DANWINGDIKUM KUNJUNGI TIGA SKADIK

 

Seusai upacara Parade, seluruh prajurit dan PNS TNI AU akan mengikuti acara syukuran yang dilaksanakan di hanggar Skadron Udara 11, Lanud Sultan Hasanudin. Acara syukuran, antara lain diisi dengan pemotongan tumpeng dan pembagian hadiah pertandingan olahraga antar satuan serta berbagai lomba lainya. Demikian, Kapen Koopsau II Mayor Sonaji Wibowo, S.IP menginformasikan.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel