Berita

PERINGATAN KE-66 HARI TNI AU DI LANUD RANAI

Dibaca: 0 Oleh 09 Apr 2012Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Angkatan Udara lahir ditengah-tengah kancah perjuangan dan bersama dengan komponen bangsa lainnya berjuang bahu membahu mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945. Modal awal yang melahirkan Angkatan Udara saat itu adalah semangat juang dan kerelaan berkorban tanpa pamrih, meskipun peralatan yang digunakan masih sangat sederhana namun Angkatan Udara tetap mampu berkiprah sebagai salah satu kekuatan perjuangan bangsa. Demikian sambutan Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal TNI Imam Sufaat S.IP yang dibacakan oleh Komandan Pangkalan TNI AU Ranai, Letkol Pnb Danang Setyabudi yang bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Peringatan ke-66 Hari TNI Angkatan Udara, bertempat di Lapangan Dirgantara Lanud Ranai Senin, (9/4).

Peringatan Hari Angkatan Udara yang diselenggarakan, pada hakekatnya menggali kembali nilai-nilai patriotisme yang telah ditunjukkan para sesepuh, pelopor dan pendahulu dimasa lalu dalam membangun TNI Angkatan Udara mengawal sejarah perjalanan bangsa, adalah semangat pantang menyerah dan dedikasi tinggi sebagai salah satu komponen bangsa serta rela berkorban untuk tanah air nya karenanya Kasau menghimbau segenap personel TNI Angkatan Udara dimanapun bertugas agar selalu mewarisi nilai-nilai patriotisme yang telah ditunjukkan para Sesepuh, Pelopor dan Pendahulu tersebut demikian ditekankan Kasau.

Lebih lanjut Kasau menyampaikan bahwa perkembangan lingkungan strategis serta pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi kedirgantaraan, maupun meluasnya penggunaan wahana dirgantara untuk berbagai tujuan baik saat ini dan dimasa depan, mengakibatkan tantangan yang dihadapi Angkatan Udara semakin berat. Dengan keterbatasan dukungan dan alutsista yang ada, kita harus dapat mengelola sumber daya secara maksimal dengan penuh disiplin serta mempunyai komitmen untuk meningkatkan kesiapan dan kemampuan operasional TNI Angkatan Udara. Eksistensi TNI Angkatan Udara dalam menjalankan tugasnya tidak ditentukan oleh satu unsur, melainkan dari berbagai unsur yang menyatu secara sinergis serta bersama-sama dan saling bahu membahu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.

Upacara Peringatan Hari TNI Angkatan Udara dilaksanakan secara sederhana yang diikuti oleh seluruh anggota Lanud Ranai dan Satrad 212 Ranai, baik Perwira, Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil.

 

Baca juga:  KOOPSAU I TERIMA BANTUAN BUKU DAN MAJALAH

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel