Berita

PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW DI LANUD SULAIMAN

Dibaca: 25 Oleh 13 Des 2017Tidak ada komentar
PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW DI LANUD SULAIMAN
#TNIAU 

TNI AU. Nabi Muhammad Salallahu’Alaihi Wasallam membawa amanah Allah Subhana Wata’ala yang tujuannya memberikan kesejahteraan, keselamatan, kasih sayang, dan kebahagiaan hidup baik di dunia maupun  akhirat.  Hal ini disampaikan Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Tyas Nur Adi, dalam sambutannya pada peringatan Maulid Nabi Muhammad Salallahu’Alaihi Wasallam, Rabu (13/12), di gedung Cendrawasih Lanud Sulaiman, Margahayu, Kabupaten Bandung.

“Amanah itu dibawa di atas landasan iman, islam, dan ihsan, itulah bangunan risalah Nabi yang berdiri tegak, tumbuh, dan berkembang subur ke seluruh jagat raya.   Ajaran Islam yang dibawa oleh Rasulullah pada dasarnya menuntun umat Islam untuk berdisipilin, bermoral, dan berakhlak tinggi, baik dalam hubungan denganTuhan-nya maupun dalam hubungan antar sesama manusia,” kata Danlanud.

Dalam tausiyah yang disampaikan penceramah K.H.Tengku Maulana selaku pimpinan majelis taqlim Khusnul Khotimah Bandung, menyampaikan bahwa memperingati Maulid Nabi Muhammad Salallahu’Alaihi Wasallam adalah salah satu upaya untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah Subhana Wata’ala.  Hikmah  penting yang dapat diambil dari peringatan Maulid Nabi adalah aqidah.  “Aqidah harus tetap dijaga sampai akhir hidup kita, zaman boleh berubah dan modern tetapi aqidah tidak, apalagi di zaman modern seperti sekarang ini banyak aliran-aliran dan perilaku syirik yang dapat mencemarkan aqidah, “ kata K.H. Tengku Maulana.

Baca juga:  Rangkaian Kegiatan Donor Darah di Lanud Yohanis Kapiyau

Hikmah lainnya, yaitu meningkatkan kualitas ibadah shalat kita dalam kehidupan sehari-hari.  “Apakah ibadah shalat kita sudah disertai dengan ilmu dan sudah sesuai dengan tuntunan seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad Salallahu’Alaihi Wasallam atau belum, dari mulai bacaan takbiratul ikhram sampai dengan penutup salam apakah sudah benar atau belum”, ulasnya.  Selanjutnya disampaikan pula agar dalam menjalankan shalat lima waktu hendaknya di awal waktu, jangan sampai mengulur-ulur waktu,  karena shalat tepat waktu adalah amalan yang paling dicintai Allah Subhana Wata’ala.

Allah Subhana Wata’ala berfirman, “Muhammad adalah utusan Allah, dan orang-orang yang bersama dengan dia bersikap keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu melihat mereka rukuk dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya. Pada wajah mereka tampak tanda-tanda  bekas sujud. Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan di antara mereka, ampunan dan pahala yang besar.” (QS. Al-Fath: 29)

Berdasarkan ayat di atas, dikatakan oleh penceramah bahwa ada lima ciri umat Nabi Muhammad Salallahu’Alaihi Wasallam, yaitu pertama, tegas terhadap orang kafir. Dalam masalah kekufuran, umat Muhammad tidak pernah kompromi, sebagaimana yang beliau contohkan. Allah berfirman, “Katakanlah (Muhammad), ‘Wahai orang-orang kafir! Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah, dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah, dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah, dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah. Untukmu agamamu, dan untukku agamaku.” (QS. Al-Kafirun: 1-6)

Baca juga:  Lanud El Tari Mengikuti Sosialisasi Program ASABRI

Kedua, berkasih sayang sesama Muslim. Allah Subhana Wata’ala berfirman, “Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu (yang berselisih) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat.” (QS. Al-Hujurat: 10). Ciri ketiga adalah mantap dalam beribadah. Kemantapan dalam beribadah yang tercermin dalam istilah ruku dan sujud merupakan modal penting dalam memperoleh kekuatan ruhani.

Keempat, selalu mencari ridha Allah Subhana Wata’ala. Ridha Allah yang dicari membuat seorang Muslim selalu menyesuaikan diri dengan ketentuan-Nya dan ini merupakan bukti dari rasa syukur kepada-Nya. Allah Subhana Wata’ala berfirman, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.” (QS. Ibrahim: 7).

Kelima, pengaruh yang positif dari beribadah. Ibadah yang dilakukan umat Nabi Muhammad tentu akan memberik pengaruh positif dalam kehidupannya sehingga dia menjadi orang yang bertakwa.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad Salallahu’Alaihi Wasallam selain dihadiri Komandan Lanud Sulaiman, dihadiri pula poleh Komandan depohar 40 dan dephar 70, seluruh personel dan keluarga besar Lanud, Skadik-Skadik serta satuan samping, serta Ketua PIA AG Cab IV/G.II Lanud Sulaiman Ny. Tyas Nur Adi dan para pengurus PIA.

Baca juga:  Ratusan Kendaraan Dinas Lanud Sulaiman di Periksa

Peringatan Maulid Nabi Muhammad Salallahu’Alaihi Wasallam tahun 1439 H/2017 M mengangkat tema “Jadikan Hikmah Maulid Nabi Muhammad Salallahu’Alaihi Wasallam Sebagai Keteladanan dalam Meningkatkan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat “.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel