Berita

Peringatan Tahun Baru 1442 H di Lanud Sulaiman

Dibaca: 9 Oleh 27 Agu 2020Tidak ada komentar
PERINGATAN TAHUN BARU 1442 HIJRIAH DI LANUD SULAIMAN
#TNIAU 

TNI AU. LANUD SLM. Peringatan tahun baru hijriah memiliki makna yang besar dalam pembinaan mental dan pembinaan  akhlak  pribadi muslim selaku hamba Allah. Melalui pengorbanan, perjuangan, ketabahan, keuletan, dan kebesaran jiwa serta persatuan umat yang terkenal dalam sejarah, yaitu peristiwa hijrah Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa sallam. Hal ini disampaikan Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Mohammad Nurdin pada acara peringatan tahun baru Islam 1442 Hijriah, yang digelar di masjid Daruth Thalibin Lanud Sulaiman, Margahayu, Kabupaten Bandung, Rabu (26/08).

KH. Dede Zainal Al-Mubarok pimpinan Pondok Pesantren Hidayatul Iman dalam tausiyahnya menyampaikan tentang konsep hidup, yaitu bagaimana caranya kita dapat meraih cinta Allah. Hal tersebut dengan bercermin dari kisah Nabi Ibrahim Alaihisallam sebagai kekasih Allah (Khalilullah). Allah Subhana Wata’ala memberikan keistimewaan setinggi itu kepada Nabi Ibrahim berdasarkan kitab karangan Syaikh Nawawi al-Bantani, Nashaih al-IbadMaqolah ke-11. Disebutkan dalam kitab, ada tiga hal yang selalu diamalkan Nabi Ibrahim Alaihi sallam, yang pertama Nabi Ibrahim Alaihi sallam lebih mengutamakan perintah Allah daripada perintah selain-Nya. Hal itu sebagaimana yang tercantum dalam firman Allah surat Ash-Shoffat ayat 37. Kedua, Nabi Ibrahim  selalu yakin kepada Allah dan tidak pernah khawatir terhadap hal-hal yang sudah ditanggung oleh Allah (yakni, tidak bersikukuh dengan sesuatu urusan yang telah ditanggung oleh Allah untukku dari rezeki-Nya). “Ibrahim berkata, ‘Aku tidak merisaukan sesuatu yang telah ditanggung Allah Subhana Wata’ala kepadaku, berdasarkan QS.Hud ayat 6 dan QS. Al Jumu’ah ayat 10,” jelas KH. Dede Zainal Mubarok.

Sedangkan yang ketiga dikatakan bahwa Nabi Ibrahim Alaihi sallam adalah orang yang  selalu bersedekah setiap hari. “Nabi Ibrahim mengatakan, ‘Aku tidak makan, baik di waktu sore maupun pagi kecuali bersama tamu.’ (Diriwiyatkan bahwasannya Nabi Ibrahim Alaihi sallam selalu berjalan sejauh 1 mil atau 2 mil untuk mencari orang yang akan makan bersama Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam),” kata penceramah yang juga mengatakan bahwa berdasarkan tiga keutamaan yang dimiliki Nabi Ibrahim Allaihi sallam bahwa tujuan hidup kita di dunia adalah untuk beribadah kepada Allah. Hal tersebut sesuai pula dengan konsep kehidupan yang dijalankan Rasulullah ‘Alaihi wa Sallam sebagaimana Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah dalam Syarh Riyadhus Shalihin,3/369 yang mengatakan “Ambillah dari dunia ini apa yang halal untukmu, jangan kau lupakan bagianmu dari dunia. Namun jadikanlah dunia itu berada di tanganmu saja, jangan kau jadikan berada di dalam hatimu. Itulah konsep hidup Zuhud dan konsep hidup untuk meraih cinta Allah Subhana Wata’ala. 

Peringatan tahun baru Islam 1442 Hijriah dihadiri personel Lanud Sulaiman dan  Skadik-Skadik, Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 4/ Gabungan II Lanud Sulaiman Ny. Erin M. Nurdin beserta para pengurus. Peringatan tahun ini mengangkat tema “Dengan Hikmah Tahun Baru Islam 1442 Hijriah/2020 Masehi Kita Tingkatkan Sinergitas TNI Bersama Seluruh Komponen Bangsa Menuju Tatanan Kehidupan Baru”.

 

Baca juga:  Danlanud Adisutjipto dan Ketua Yasarini Cabang Lanud Adisutjipto meninjau Pelatihan Pengembangan Pembelajaran Jarak Jauh Sekolah Angkasa

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel