Berita

Peringati Haornas, SD Negeri Adisutjipto 1 Kunjungi Muspusdirla

Dibaca: 22 Oleh 13 Sep 2016Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Dalam rangka memperingati Hari Olah Raga Nasional (Haornas) siswa-siswi SD Negeri Adisutjipto 1 Yogyakarta, Jumat (9/9) mengunjungi Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla). Kunjungan diikuti seluruh siswa, dari siswa kelas 1 hingga siswa kelas 6.

Guru kelas 6A, Ibu Surti menerangkan kunjungan ke Muspusdirla selain dalam rangka ikut memperingati Haornas dengan jalan sehat dari sekolahan menuju Muspusdirla, juga dimaksudkan untuk mengenalkan para siswa akan dunia penerbangan.

Kegembiraan siswa-siswi SD Negeri 1 Adisutjipto tumpah saat berada di museum yang membumi dengan sebutan museum pesawat terbang itu. Mereka tidak hanya gembira saat melihat pesawat yang dipamerkan, namun kegembiraan juga ditunjukkan saat berada di halaman bersih nan asri

Salah satunya Rakyan Ayu Mahagiani, siswi kelas 6A ini nampak ceria bermain dan bercengkrama bersama teman-temannya di bawah rindangnya Pohon Ketepeng Di bawah pohon yang bernama latin Dimocarpus Logan itu, sesekali siswi yang mempunyai panggilan Rara inipun foto bersama dengan teman-temannya.

Lain Rara lain pula Hana. Siswi kelas 4A ini bersama teman-temannya lebih banyak menghabiskan waktunya dengan melihat aneka koleksi yang dipamerkan. Didampingi Kasi Bimbingan dan Penyuluhan Muspusdirla, Letkol Sus Yuto Nugroho, siswi yang mempunyai nama lengkap Mangesti Hayu Prabandari tersebut bersama teman-temannya mendapat penjelasan tentang aneka koleksi pesawat terbang.

Baca juga:  Paskibraka DIY Kunjungi Lanud Adisutjipto

Diterangkannya, pesawat Guntei merupakan pesawat yang dulu direbut dari tangan tentara Jepang di Pangkalan Udara Maguwo pada tahun 1945. Peran Pesawat Guntei pun tercatat gemilang di lembaran Sejarah Indonesia, khususnya dalam Perang Kemerdekaan Pertama.

”Peran yang ditorehkan Pesawat Guntei diantaranya pada tanggal 29 Juli 1947, dengan Penerbang Muljono berhasil memporakporandakan benteng pertahanan Belanda di Semarang, “ jelas Letkol Sus Yuto Nugroho.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel