Berita

Peringati HUT Pomau ke-72 di Lanud Sulaiman

Dibaca: 11 Oleh 01 Nov 2018Tidak ada komentar
Peringati HUT Pomau ke-72 di Lanud Sulaiman
#TNIAU 

TNI AU.  Ulang tahun Polisi Militer Angkatan Udara yang ke-72 tahun 2018 mengusung tema, “Dengan Dilandasi Jiwa dan Semangat Wira Waskita, POMAU Siap Melaksanakan Penegakan Hukum yang Berkeadilan Secara Profesional Guna Mendukung Tugas TNI Angkatan Udara.”

Tema ini menunjukkan tekad dan menjadi sumber inspirasi bagi Prajurit POMAU sebagai aparat penegak hukum yang profesional, tanggap, terampil, dan waspada serta senantiasa siap melaksanakan tugas. Kepekaan, kecermatan, dan kecerdasan dalam memahami berbagai perubahan situasi untuk menekan angka pelanggaran disiplin maupun dalam rangka penegakan hukum di lingkungan kehidupan prajurit TNI AU, merupakan parameter dalam keberhasilan tugas POMAU.

Demikian salah satu bunyi amanat tertulis KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., yang dibacakan Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Tyas Nur Adi, Kamis (01/11/2018), selaku Irup pada upacara peringatan HUT Pomau ke-72 sewilayah Bakorda (Badan Koordinasi Daerah) Bandung yang dilaksanakan di lapangan apel staf 2 Lanud Sulaiman, Margahayu, Bandung dan diikuti para perwira, bintara, tamtama, dan Pegawai Negeri Sipil.

Baca juga:  KETUA MPR RI PIMPIN DELEGASI KE NATUNA

POMAU dalam usianya yang ke-72 ini hendaknya dapat memberikan makna dan nilai manfaat yang besar bagi organisasi TNI Angkatan Udara. Momentum peringatan Hari Ulang Tahun ini dapat dimanfaatkan sebagai wahana instrospeksi, sekaligus evaluasi terhadap hakekat keberadaan dan pengabdian Polisi Militer Angkatan Udara. “Konsep pemikiran yang lebih mengedepankan tindakan preventif perlu terus dikembangkan dalam pelaksanaaan tugas,” kata Irup saat membacakan amanat KSAU.

Dalam amanat tersebut KSAU berharap agar POMAU harus mampu bekerja mandiri, dan tampil sebagai ujung tombak dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang berkembang berkaitan dengan peran tugas dan fungsinya di masa mendatang. “Selain itu, segenap prajurit POMAU juga harus dapat menjadi contoh dan cermin dalam penampilan, sikap, dan perilaku, baik dalam kedinasan maupun bermasyarakat dengan mentaati peraturan dan undang-undang yang berlaku,” tambah Irup.

KSAU diakhir sambutan tertulisnya menyampaikan lima penekanan  sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas sebagai prajurit POMAU, pertama meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kedua, melaksanakan tugas secara profesional, obyektif, cermat, dan tepat sasaran dengan mengedepankan keadilan dan tidak semena-mena dalam bertindak. Ketiga, menegakkan  ketertiban dan kepastian hukum dengan senantiasa berpedoman pada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Keempat, meningkatkan sikap mental prajurit POMAU yang mampu beradaptasi serta berinovasi dalam menghadapi berbagai persoalan di bidang hukum. Kelima, menjaga harkat dan martabat serta kehormatan POMAU dalam setiap pelaksanaan tugas.

Baca juga:  Military Police Working Dog Retraining 2019 di Puspomau

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel