Berita

Perjanjian Kerjasama Operasional Bandara Abdulrachman Saleh Malang

Dibaca: 165 Oleh 27 Des 2018Januari 3rd, 2019Tidak ada komentar
Perjanjian Kerjasama Operasional Bandara Abdulrachman Saleh Malang
#TNIAU 

TNI AU.  Penandatanganan Perjanjian Kerjasama operasional Bandara Abdulrachman Saleh Malang, antara Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur dengan Pangkalan TNI AU Abdulrachman Saleh digelar pada Rabu, (26/12), bertempat di Hotel Aria Gajayana Malang. Penandatangan tersebut dilakukan oleh Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Marsekal Pertama TNI Andi Wijaya, S.Sos. bersama Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur Dr.Ir. RB. Fattah Jasin, MS.

Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Marsekal Pertama TNI Andi Wijaya, S.Sos dalam sambutannya mengatakan “Perbaruan perjanjian ini adalah bentuk dari tertib administrasi. Ada batas waktu perjanjian, yang kemarin sudah habis”. Meskipun sudah melakukan perpanjangan kontrak, agar aktivitas penerbangan sipil melalui bandara, tidak menganggu latihan pesawat TNI AU.

Menurutnya, mau tidak mau sejak dibuka untuk penerbangan sipil, aktivitas latihan Lanud Abd Saleh cukup berkurang. karena area terbang harus dibagi dengan penerbangan sipil. Kata Danlanud semua perjanjian harus tertuang secara tertulis dan disahkan. Walau ada kegiatan tapi tidak mengurangi sisi pertahanan. Semua harus dikoordinasikan dengan baik.

Baca juga:  20 Team Bola Volly Putri U-17 Terbaik Se Jawa Barat Memperebutkan Dandepohar 10 Cup

Danlanud Abd Saleh berharap tidak menganggu aktivitas latihan kami saja, selain itu dengan perjanjian ini nantinya dapat menjaga komunikasi dan koordinasi agar dalam pelaksanaannya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan karena semua hal sudah tertulis dalam perjanjian kerjasama.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur Dr.Ir. RB. Fattah Jasin, MS penandatangan kerjasama ini hanya perpanjangan. Bukan perjanjian baru. Artinya kata dia, pihak Dishub Provinsi Jatim melalui UPT Bandara Abdulrachman Saleh masih bisa meminjam pakai lahan Lanud Abdulrachman Saleh seluas 27,4 hektar untuk operasional bandara.

Jadi klausul yang ada diperjanjian lama itu masih hampir 95 persen. Tinggal perbarui saja”. kata dia. Salah satu isinya adalah soal jam operasional bandara yakni mulai pukul 07.00 hingga sampai 17.00. WIB.

Turut hadir dalam acara penandatanganan perjanjian kerjasama operasional bandar udara Abdulrachman Saleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Pejabat Provinsi Jatim. Kepala Otoritas Bandara Juanda, Pejabat Forkompinda Se-Malang Raya, Para Kepala Dinas dan pejabat Lanud Abd. Saleh serta Kepala UPT bandara Abdulrachman Saleh dan Staff.

Baca juga:  2 Penerbang Skadron Udara 12 capai 2000 dan 1000 Jam Terbang

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel