Berita

Perlu Stamina Prima Untuk Mendapatkan Foto Eksklusif

Dibaca: 7 Oleh 16 Agu 2010Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Tidak mudah bisa memotret di atas pesawat yang sedang mengudara karena dibutuhkan stamina yang prima dan keahlian untuk mendapatkan hasil foto yang eksklusif, demikian nara sumber Agus Suparto, sang fotografer, menyatakan dalam sesi Talkshow saat pameran foto dengan tema Dari Udara Ke Udara, bertempat di Lobby Lower Ground Bandung Trade Center (BTC) Fashion Mall, Bandung, Sabtu (14/8).

Lebih lanjut Agus mengatakan pengalaman pertamanya memotret diudara menggunakan pesawat AS- 202 Bravo dari Skadron Wing Dik Terbang Lanud Adisucipto yang dimana pada kesempatan itu sedang melaksanakan terbang formasi diatas kota Solo. Dalam pemotretan ini sangat diperlukan kordinasi dengan para penerbang untuk mendapatkan moment yang baik maka terlebih dahulu diadakan brifing sebelum melaksanakan penerbangan.

Nara sumber lainnya yang hadir pada kesempatan tersebut adalah Mayor Penerbang Ali Sudibyo, penerbang F-16 yang sehari-harinya menjabat Kasi Baseops Dinas Operasi Lanud Iswahyudi, dengan moderator Beni Andrianto, wartawan majalah Angkasa. Selain seorang penerbang Mayor Pnb Ali Sudibyo juga hobi mengambil foto dari udara, kesempatan mengambil foto di udara dilakukan apabila sedang melaksanakan latihan dan patroli di perbatasan Negara Indonesia. Pengalamannya memotret di dalam kokpit pesawat F-16 sangatlah tidak mudah, tutur penerbang yang lahir di kota Bandung ini. “Memotret di udara memerlukan konsentrasi karena selain mengoperasikan kamera, seorang penerbang dituntut juga menaati prosedur-prosedur yang sudah ditetapkan agar misi penerbangan dapat berjalan dengan baik,” tegas beliau.

Baca juga:  Kenaikan Pangkat Wujud Penghargaan dari Dinas

Pameran foto dari udara ke udara karya Agus Suparto, kontributor foto majalah Angkasa memasuki hari ke lima yang rencana digelar hingga Selasa, 17 Agustus 2010. Menampilkan 72 buah foto yang dikemas secara apik sebagai bentuk tanggung jawab moral fotografer yang telah diberi kesempatan untuk memotret secara langsung formasi pesawat, latihan penerjunan, langsung dari pesawat yang dinaiki.

Di penghujung talkshow Agus Suparto menambahkan tujuan diadakannya pameran ini untuk menumbuhkembangkan minat kedirgantaraan masyarakat, kususnya masyarakat Kota Bandung, serta menunjukan bahwa para penerbang TNI Angkatan Udara mempunyai keahlian dan kemampuan yang sama dengan negara lain.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Operasi Lanud Husein S., Letkol Navigator Triswan Larosa, S.Sos., Letkol Penerbang Chandra Siahaan, Mayor Pnb Sapuan dari Skaron Udara 7 dan wartawan senior Kompas Bapak Dudi Sudibyo serta pengunjung Bandung Trade Center (BTC).

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel