Berita

Personel Bekmatpus TNI AU Terima Penyuluhan Tax Amensty

Dibaca: 95 Oleh 03 Nov 2016Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Dalam rangka menyebarluaskan program pemerintah mengenai pentingnya pajak, tax amnesty dan tata cara pengisian Surat Pemberitahuan (SPT), di satuan-satuan TNI diadakan penyuluhan perpajakan. Pada Rabu (2/11) salah satu satuan TNI AU yaitu Perbekalan Materiil Pusat (Bekmatpus) TNI AU yang berada di Lanud Halim Perdanakusuma mengadakan penyuluhan pajak. Selaku penyuluh Gultom Beringin bersama tiga staf dari Kantor Pajak Pratama Kramat Jati Jakarta Timur di Ruang Serbaguna Bekmatpus, Jakarta Timur. Acara dihadari sekitar 100 personel bekmatpus TNI AU, termasuk Kepala Bekatpus TNI AU Kolonel Kal Hidayat Januardi, Kadisbin Letkol Kal Leodin Siregar, Kadisdalkual Letkol Tek Royke C. Manusiwa dan Kasatrimalurmat Letkal Kal A. Alkaf.

Kepala Bekatpus TNI AU Kolonel Kal Hidayat Januardi dalam sambutannya menyatakan seiring dengan perkembangan pemerintahan yang terus membangun, memerlukan partisipasi dari semua pihak antara lain berupa pajak dari warga negaranya. Oleh karena itu, personel Bekmatpus TNI AU sebagai bagian dari warga negara perlu mengetahui dan memahami pengetahuan mengenai pajak, tax amnesty dan tata cara pengisian Surat Pemberitahuan (SPT) agar dapat turut berpartisipasi dalam proses pembangunan bangsa yang berlangsung pada saat ini. “Dengan demikian selain turut berpartisipasi dalam membayar pajak, personel Bekmatpus TNI AU juga mengetahui pengetahuan terkini mengenai tax amnesty yang didengung-dengungkan pemerintah,” ujar Kabekmatpus TNI AU.

Baca juga:  Rakor KT-1B Woon Bee : Kelaikan Alutsista Dan Permasalahan harus dikuasai

Gultom Beringin dalam penyuluhannya antara lain menjelaskan maksud dan tujuan amnesty pajak dalam jangka pendek dan panjang bagi pembangunan bangsa. Melalui Tax Amnesty diharapkan dapat menarik dana Repatriasi yang ada di luar negeri yang akan di gunakan untuk mendukung pembangunan infrastruktur untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Awal mula adanya program Tax Amnesty atau pengampunan pajak dilator belakangi masih banyaknya wajib pajak yang belum melaporkan seluruh harta yang dimiliki ke SPT tahunan. “Para wajib pajak masih banyak yang menyimpan kekayaannya di luar negeri. Dengan adanya program Tax Amnesty diharapkan mereka mau menarik dananya untuk mendukung pembangunan di negerinya sendiri, untuk meningkatkan cadangan devisa untuk mendukung program ekonomi makro dan mendukung pembangunan infrastruktur yang sedang dijalankan pemerintah.

Di samping penyuluhan dipandu pula tata cara pengisian SPT tahunan melalui E-Filling. Usai penyuluhan diadakan pula tanya jawab dari para peserta kepada penyuluh mengenai hal-ikhwal perpajakan seperti tax amnesty, perubahan pembayaran pajak daerah dan lainnya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel