Berita

Personel Intelijen TNI AU Harus Profesional

Dibaca: 197 Oleh 20 Feb 2012Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Dinamika perkembangan lingkungan strategis, menyebabkan potensi ancaman terhadap wilayah NKRI semakin meningkat dan beragam, sehingga diperlukan kehadiran personel intelijen TNI Angkatan Udara yang solid dan profesional serta selalu meningkatkan “Sence of Security” dan “Sence of Intelijen” dalam menghadapi ancaman melalui udara.

Demikian sambutan Kasau Marsekal TNI Imam Sufaat, S.IP., pada pembukaan Rapat Kerja Teknis Pengamanan TNI AU (Rakernispamau) Tahun 2012 yang dibacakan Wakasau Marsdya TNI Dede Rusamsi diikuti seluruh komunitas intelijen TNI AU dan dinas-dinas supervisi dibawah Spamau termasuk Kohanudnas di Mabesau, Cilangkap, Senin (20/2).

Menurutnya, Rakernispamau merupakan media untuk mengevaluasi penyelenggaraan fungsi intelijen dan menentukan langkah yang tepat pada pelaksanaan kegiatan yang akan datang serta menyamakan visi, misi, persepsi, pola pikir, pola sikap dan pola tindak dalam melaksanakan tugas tahun 2012, sehingga dapat menghasilkan konsepsi yang komprehensif dan pemikiran yang konkrit guna mendukung tugas TNI Angkatan Udara.

“Perkembangan dinamika kehidupan baik global, regional maupun nasional berlangsung cepat dan dengan kemajuan teknologi informasi berbagai peristiwa yang terjadi di belahan dunia dapat diakses masyarakat melalui media cetak maupun elektronik yang tentunya memiliki dampak positif maupun negatif yang bisa mempengaruhi pola pikir, pola sikap dan pola tindak perorangan, kelompok dan institusi” ungkapnya.

Baca juga:  Danlanud El Tari Menghadiri Acara Syukuran Akhir Masa Jabatan Gubenur Dan Wakil Gubenur NTT

Dikatakan, perkembangan lingkungan strategis berskala global yang perlu dicermati menyangkut perubahan geopolitik, ekonomi global, terorisme internasional, hak asasi manusia, demokrasi, lingkungan hidup, kejahatan lintas negara, senjata pemusnah masal, open sky, Iptek, human trafficking, illegal immigrant serta peredaran narkoba melalui jaringan internasional.

Hadir pada acara tersebut, Irjenau Marsda TNI Irawan Supomo, Asrena Kasau Marsda TNI Rodi Suprasodjo, Aspam Kasau Marsda TNI Gunpanadi, Aspers Kasau Marsda TNI Ida Bagus Putu Dunia, dan para pejabat TNI AU lainnya.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel